# Cerita Dewasa Forum Semprot Buka Bukaan 17 Tahun (BB17) | Kumpulan Cerita Sex Terbaru,Cerita Dewasa Hot 2016,Tante Girang,Abg,Perkosaan,PelaJar,Stw,Sedarah,Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Cerita Lucah, Cerita Perawan, Kisah Sex, Kisah Seks, Kisah Dewasa, Kisah Mesum, Kisah Bokep, Kisah Ngentot, Kisah Hot, kisah Perawan - Part 3

Cerita Bokep semprot – Aku Perkosa memek merah adikku

Cerita Dewasa Forum Semprot Buka Bukaan 17 Tahun (BB17) | Kumpulan Cerita Sex Terbaru,Cerita Dewasa Hot 2016,Tante Girang,Abg,Perkosaan,PelaJar,Stw,Sedarah,Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Cerita Lucah, Cerita Perawan, Kisah Sex, Kisah Seks, Kisah Dewasa, Kisah Mesum, Kisah Bokep, Kisah Ngentot, Kisah Hot, kisah Perawan

KUPERKOSA ADIKKU YANG NAKAL

Nama saya adalah Tohir Simanjuntak, seorang anak smu yang doyan banget nge-seks dan jilatin memek seorang cewek. Aq punya adik cewek yang namanya Fina angelina. Aku dan adikku adalah anak orang kaya. Jika aku kelas 3 Smu, fina adikku saat ini duduk di kelas 3 smp mau lulus. Fina di sekolahnya termasuk gadis, cewek yang sangat populer karena kecantikan dan kemolekan tubuhnya. Aq sebagai seorang kakaknya selalu membayangkan jika adikku yang manis dan cantik itu aku setubuhi sendiri. Pasti kontolku bakalan nut-nutan.

Singkat kata, adikku fina memang seorang gadis yang sangat cantik dan merupakan kebanggaan orang tuaku. Selain itu dia juga sangat pandai membawa diri di hadapan orang lain sehingga semua orang menyukainya. Namun di balik semua itu, sang putri ini sebetulnya tidaklah perfect. Kepribadiannya yang manis ternyata hanya topeng belaka. Di dunia ini, hanya aku, kakak laki-lakinya, yang tahu akan kepribadiannya yang sesungguhnya. Kedua orang tuaku yang sering keluar kota untuk berbisnis selalu menitipkan rumah dan adikku kepadaku. Tapi mereka tidak tahu kalau aku kesulitan untuk mengendalikan adikku yang bandelnya bukan main. Di hadapanku, dia selalu bersikap membangkang dan seenaknya. Bila aku berkata A, maka dia akan melakukan hal yang sebaliknya. dan tak jarang dia ber-acting di depan orang tuaku yang membuat aku terlihat bodoh di depan mereka. Pokoknya aku sungguh kewalahan untuk menanganinya.

Suatu hari, semuanya berubah drastis. Hari itu adalah hari Sabtu yang tak akan terlupakan dalam hidupku. Pada akhir minggu itu, kedua orang tuaku sedang berada di luar kota untuk urusan bisnis. Mereka akan disana selama tiga minggu. Kebetulan, aku dan adikku juga sedang liburan panjang. Sebetulnya kami ingin ikut dengan orang tua kami keluar kota, tapi orang tuaku melarang kami ikut dengan alasan selain untuk urusan bisnis, kedua orang tuaku ingin menghabiskan waktu bersama lebih banyak tanpa gangguan anak-anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa. Mau bulan madu kedua kali. Biarpun adikku kelihatan menurut, tapi aku tahu kalau dia sangat kesal di hatinya. Setelah mereka pergi, aku mencoba untuk menghiburnya dengan mengajaknya nonton DVD baru yang kubeli yaitu Harry Potter and the Order of Pheonix. Tapi kebaikanku dibalas dengan air tuba. Entah bagaimana mulanya acara nonton bareng itu berakhir dengan pertengkaran. Bahkan kali ini dia sudah berani memaki-maki aku dengan kata-kata kotor. Aku tak tahu dari mana dia belajar berbicara seperti itu. Walau aku tahu emosi dia hari itu adalah bentuk dari kekesalannya karena tidak bisa ikut liburan dengan orang tuaku, tetap saja bahasanya telah kelewat batas.

Ini adalah penghinaan terakhir yang bisa kuterima. Aku tak bisa lagi mentoleransi sifat buruknya itu. Akupun menonton DVD sendirian di ruang tamu. Tapi pikiranku tidaklah fokus ke film, melainkan bagaimana caranya membalas perbuatan adikku. Di rumah memang cuma ada kami berdua. Orang tua kami berpendapat bahwa kami tidak memerlukan pembantu dengan alasan untuk melatih tanggung jawab di keluarga kami. Selintas pikiran ngawur pun melintas di benakku. Aku bermaksud untuk menyelinap ke kamar adikku nanti malam dan memfoto tubuh telanjangnya waktu tidur dan menggunakannya untuk memaksa adikku agar menjadi adik yang penurut.

Malam itu, jam menunjukan pukul sebelas malam. Aku pun mengedap di depan pintu kamar adikku. Daun telingaku menempel di pintu untuk memastikan apa adikku sudah tertidur. Ternyata tidak ada suara TV ataupun radio di kamarnya. Memang biasanya adikku ini kalau hatinya sedang mengkal, akan segera pergi tidur lebih awal. Akupun menggunakan keahlianku sebagai mahasiswa jurusan teknik untuk membuka kunci pintu kamar adikku. Kebetulan aku memang mempunyai kit untuk itu yang kubeli waktu sedang tour ke luar negeri. Di tanganku aku mempunyai sebuah kamera digital.

Di kamar adikku, lampu masih terang karena dia memang tidak berani tidur dalam kegelapan. Akupun berjalan perlahan menuju tempat tidurnya. Ternyata malam itu dia tidur pulas terlentang dengan mengenakan daster putih. Tanganku bergerak perlahan dan gemetar menyingkap dasternya ke atas. Dia diam saja tidak bergerak dan napasnya masih halus dan teratur. Ternyata dia memakai celana dalam warna putih dan bergambar bunga mawar. Pahanya begitu mulus dan aku pun bisa melihat ada bulu-bulu halus menyembul keluar di sekitar daerah vaginanya yang tertutup celana dalamnya.

Kemudian aku menggunakan gunting dan menggunting dasternya. Aku tak mau ambil resiko memaksa membuka bajunya secara normal yang mungkin akan membangunkannya. Akhirnya bagian payudaranya terlihat. Di luar dugaanku, ternyata dia tidak mengenakan kutang. Payudaranya tidak begitu besar, mungkin ukuran A, tapi lekukannya sungguh indah dan menantang. Jakunku bergerak naik turun dan akupun menelan ludah melihat pemandangan paling indah dalam hidupku. Kemudian dengan gemetar dan hati-hati, aku pun membuka celana dalamnya. Adikku masih tertidur pulas. Aku tak percaya dia belum terbangun sama sekali.

Pemandangan indah segera terpampang di hadapanku. Sebuah hutan kecil yang tidak begitu lebat terhampar di depan mataku. Sangking terpesonanya, aku hanya bisa berdiri untuk sekian lamanya memandang dengan kamera di tanganku. Aku lupa akan maksud kedatanganku kemari. Sebuah pikiran setanpun melintas, kenapa aku harus puas hanya dengan memotret tubuh adikku. Apakah aku harus mensia-siakan kesempatan satu kali ini dalam hidupku? Apalagi aku masih perjaka ting-ting. Tapi kesadaran lain juga muncul di benakku, dia adalah adik kandungku., For God Sake. Kedua kekuatan kebajikan dan kejahatan berkecamuk di pikiranku.

Akhirnya, karena pikiranku tidak bisa memutuskan, maka aku membiarkan adik laki-lakiku di selangkangku memutuskan. Ternyata beliau sudah tegang siap perang. Manusia boleh berencana, tapi iblislah yang menentukan. Kemudian aku meletakan kamera di meja. Aku pun menggunakan kain daster yang sudah koyak untuk mengikat tangan adikku ke tempat tidur. Tangannya ku ikat menyilang di atas kepalanya. Sengaja aku membiarkan kakinya bebas agar tidak menghalangi permainan setan yang akan segera kulakukan. Adikku masih juga tidak sadar kalau bahaya besar sudah mengancamnya. Aku pun segera membuka bajuku dan celanaku hingga telanjang bulat.

Kemudian aku menundukan mukaku ke daerah selangkangan adikku. Ternyata daerah itu sangat harum, kelihatan kalau adikku ini sangat menjaga kebersihan tubuhnya. Kemudian aku pun mulai menjilati daerah lipatan dan klitoris adikku. Adikku masih tertidur pulas, tapi setelah beberapa lama, napasnya sudah mulai memburu. Semakin lama, vagina adikku semakin basah dan merekah. Aku sudah tak tahan lagi dan mengarahkan moncong meriamku ke lubang kenikmatan terlarang itu. Kedua tanganku memegang pergelangan kaki adikku dan membukanya lebar-lebar.

Ujung kepala penisku sudah menempel di bibir vagina adikku. Sejenak, aku ragu-ragu untuk melakukannya. Tapi aku segera menggelengkan kepalaku dan membuang jauh keraguanku. Dengan sebuah sentakan aku mendorong pantatku maju ke depan dan penisku menembus masuk vagina yang masih sangat rapat namun basah itu. Sebuah teriakan nyaring bergema di kamar, Aaaggh, aduh….uuuhh, KAK ADI, APA YANG KAULAKUKAN?? Adikku terbangun dan menjerit melihatku berada di atas tubuhnya dan menindihnya. Muka adikku pucat pasi ketakutan dan menahan rasa sakit yang luar biasa. Matanya mulai berkaca-kaca. Sedangkan pinggulnya bergerak-gerak menahan rasa sakit. Tangannya berguncang mencoba melepaskan diri. Begitu juga kakinya mencoba melepaskan diri dari pegangannku. Namun semua upaya itu tidak berhasil. Aku tidak berani berlama-lama menatap matanya, khawatir kalau aku akan berubah pikiran. Aku mengalihkan pandangan mataku ke arah selangkangan. Ternyata vagina adikku mengeluarkan darah, darah keperawanan.

Aku tidak menghiraukan semua itu karena sebuah kenikmatan yang belum pernah kurasakan dalam hidupku menyerangku. Penisku yang bercokol di dalam vagina adikku merasakan rasa panas dan kontraksi otot vagina adikku. Rasanya seperti disedot oleh sebuah vakum cleaner. Aku pun segera menggerakan pinggulku dan memompa tubuh adikku. Adikku menangis dan menjerit: Aduhh..aahh..uuhh..am..pun..ka k…lep..as..kan..pana ss…sakitt!! Kak..Adii..mengo..uuhh..yak.. aduh…tubuhku!!! Aku tidak tahan dengan rengekan adikku, Aku segera menggunakan celana dalam adikku untuk menyumpal mulutnya sehingga yang terdengar hanya suara Ughh..Ahhh.

Setelah sekitar lima belas menit, adikku tidak meronta lagi hanya menangis dan mengeluh kesakitan. Darah masih berkucuran di sekitar vaginanya tapi tidak sederas tadi lagi. Aku sendiri memeramkan mata merasakan kenikmatan yang luar biasa. Aku semakin cepat menggerakan pinggulku karena aku merasa akan segera mencapai klimaksnya. Sesekali tanganku menampar pantat adikku agar dia menggoyangkan pinggulnya sambil berkata:’ Who is your Daddy? Sebuah dilema muncul di pikiranku. Haruskah aku menembak di dalam rahim adikku atau di luar? Aku tahu kalau aku ingin melakukannya di dalam, tapi bagaimana bila adikku hamil? Ahh… biarlah itu urusan nanti, apalagi aku tahu di mana ibuku menyimpan pil KBnya. Tiga menit kemudian..crott..crottt..akupu n menembakan cairan hangat di dalam rahim adikku. Keringat membasahi kedua tubuh kami dan darah keperawanan adikku membasahi selangkangan kami dan sprei tempat tidur.
Aku membiarkan penisku di dalam vagina adikku selama beberapa menit. Kemudian setelah puas, aku mencabut keluar penisku dan tidur terlentang di samping adikku. Aku kemudian membebaskan tangan adikku dan membuka sumpalan mulutnya. Kedua tanganku bersiap untuk menerima amukan kemarahannya. Namun di luar dugaanku, dia tidak menyerangku. Adikku hanya diam membisu seribu bahasa dan masih menangis. Posisinya masih tidur dan hanya punggungnya yang mengadapku. Aku melihat tangannya menutup dadanya dan tangan lainnya menutup vaginanya. Dia masih menangis tersedu-sedu.

Setelah semua kepuasanku tersalurkan, baru sekarang aku bingung apa yang harus kulakukan selanjutnya. Semua kejadian ini di luar rencanaku. Aku sekarang sangat ketakutan membayangkan bagaimana kalau orang tuaku tahu. Hidupku bisa berakhir di penjara. Kemudian pandangan mataku berhenti di kamera. Sebuah ide jenius muncul di pikiranku. Aku mengambil kameranya dan segera memfoto tubuh telanjang adikku. Adikku melihat perbuatanku dan bertanya: Kak Adi, Apa yang kau lakukan? Hentikan, masih belum cukupkah perbuatan setanmu malam ini? Hentikan… Tangannya bergerak berusaha merebut kameraku. Namun aku sudah memperkirakan ini dan lebih sigap. Karena tenagaku lebih besar, aku berhasi menjauhkan kameranya dari jangkauannya. Aku mencabut keluar memori card dari kameranya dan berkata: Kalau kamu tidak mau foto ini tersebar di website sekolahmu, kejadian malam ini harus dirahasiakan dari semua orang. Kamu juga harus menuruti perintah kakakmu ini mulai sekarang.

Wajah adikku pucat pasi, dan air mata masih berlinang di pipinya. Kemudian dengan lemah dia mengganggukkan kepalanya. Sebuah perasaan ibaratnya telah memenangi piala dunia, bersemayam di dadaku. Aku tahu, kalau mulai malam itu aku telah menaklukan adikku yang bandel ini. Kemudian aku memerintahkan dia untuk membereskan ruangan kamarnya dan menyingkirkan sprei bernoda darah dan potongan dasternya yang koyak. Selain itu aku segera menyuruhnya meminum pil KB yang kudapat dari lemari obat ibuku. Terakhir aku menyuruhnya mandi membersihkan badan.

Malam itu, aku telah memenangkan pertempuran. Aku bisa bayangkan apa yang akan kudapatkan dalam tiga minggu ini lebih dari apa yang pernah kupikirkan. Selama tiga minggu kepergian orang tuaku, aku akan menguasainya. aku akan bersenang-senang.

Keesokan paginya aku bangun lebih awal. Aku memasak sarapan untuk kami berdua. Acara sarapan pagi itu begitu hening. kami berdua hanya diam saja tak ada yang mau berbicara. Setelah selesai makan, dia segera mengambil tasnya lalu bergegas ingin pergi secepatnya. tapi aku memanggilnya.

“Fin, kamu ga sopan banget sih.” Kataku kesal menghentikan langkahnya.

“Kenapa kak ?” tanya dia agak gugup.

“Kemari kamu !” aku buat nada suaraku sekesal mungkin. Dia lalu mendekat kembali ke meja makan. Saat dia sudah berada cukup dekat denganku aku bangun dari kursi makanku dan menarik dagunya ke arahku. Ku lumat bibir mungilnya dengan buas. Fina yang sempat terkejut dengan tindakanku tak mampu berbuat banyak dan hanya bisa menerima ciumanku. Selama satu menit aku melumat bibirnya baru aku melepasnya. Dia terlihat terengah – engah menerima ciuman ganasku.

“Mulai besok, kalau kamu mau pergi sekolah kamu harus pamit dari kakak dulu ya.” Fina hanya menunduk dan mengangguk pelan.

“Fina pergi dulu kak.” katanya lemah lalu dia pergi.

Malam harinya aku sedang asik nonton di ruang tengah. Adikku telah masuk ke kamar sejak sore. Mungkin dia begitu takut bertemu denganku. Aku lalu memanggilnya.

“Fina…. Fin….” Panggilku dari ruang tengah.

tak lama terdengar suara kunci pintu kamarnya dibuka. dia segera keluar dari kamarnya. (sebelumnya ini tak pernah terjadi. Fina paling susah kalo kupanggil.)

“Ada apa kak?” tanya dia ketakutan,

“Sini, temanin kakak nonton.”

“Tapi, Fina ngantuk kak.”

“Sebentar aja.” Kataku ketus. “Lagian kamu udah tidur sejak pulang sekolah. masa masih ngantuk sih.” Fina lalu mendekat dan duduk disampingku. Aku ambil sebuah DVD XXX dari balik bajuku yang telah kusiapkan sebelumnya.

“Putarin dong.” Fina sempat terkejut melihat kaset yang kuberikan padanya. Tapi dia ga protes. Lalu dia segera memasangnya.sementara aku memperhatikan lekuk tubuhnya dari belakang.

Tak lama film pun dimulai. Adegan di TV menampilkan adegan sex antara seorang cewe dan dua orang cowo. Si cewe tampak sedang mengoral salah satu kemaluan si cowo. Fina tampak tidak nyaman sekali dengan film tersebut.

Aku lalu mulai menjalankan aksiku. Aku segera menurunkan celanaku dan mengeluarkan kont*lku.

“Ayo, isapin kayak yang di TV” kataku santai.

“Kak? apa-apaan sih? Ga mau ah..” Protes Fina.

“Isapin cepet !! Lo mau foto-foto lu kakak sebar ? hah?” Aku mengancamnya. dan ternyata hasilnya cukup manjur. Walau awalnya ragu-ragu, akhirnya dia melakukannya juga. Kont*l ku mulai dirabanya.

“Kocokin!!” perintahku. Dengan gemetaran tangannya mulai mengocok kemaluanku. “Assshhh… enak banget Fin…”Aku mendesah. setelah lima menit lamanya aku lalu menyuruhnya untuk mengoral kontolku. Pelan-pelan dia memasukkan kontol ku ke dalam mulutnya dan mulai mengulumnya. kuraih rambutnya lalu kumajumundurkan. Rasa nikmat segera menjalari seluruh tubuhku “Ooouuhhhh… luar biasa… enak banget fin….”

tak kupedulikan keadaan adikku yang tampaknya mulai mual dan kewalahan karena sudah mengoralku beberapa lama. aku terus memajumundurkan kepalanya untuk mengocok kemaluanku. Tak lama aku merasa ada sesuatu yang akan meledak dalam tubuhku. gerakan kepalanya segera kupercepat dan akhirnya aku mencapai klimaks. Fina yang sadar aku akan mencapai klimaks berusaha mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya tapi usahanya aku gagalkan. Aku tahan kepalanya sekuat mungkin ketika orgasme ku tiba. Dan crot.. crot…. crot… Seluuh spermaku kukeluarkan di dalam mulutnya.

“Ahhhhkkkkk nikmatnya…” gumamku sesaat setelah gelombang orgasmeku berlalu. Fina langsung menarik kepalanya dan memuntahkan sperma di mulutnya. Spermaku berceceran di sofa dan karpet.

“Kenapa dikeluarin ?” kataku protes.”

“Fina ga tahan kak?” katanya setengah bersungut hampir menangis.

“Dasar…” umpatku. “Lain kali lu keluarin kakak suruh jilat lagi tau….” Dia tampak ketakutan. “Ya udah… bersihin tuh ludahmu… sampe beceran begitu.Jangan lupa kalo udah selesai matiin dvdnya.kakak mau tidur. “. Setelah itu aku langsung pergi ke kamar meninggalkan fina yang terisak – isak di ruang tengah.

Sejak hari itu, Aku memberi tugas baru untuk mulut mungil adikku dengan bibirnya yang merah merekah. Setiap malam selama seminggu ketika aku menonton TV, aku menyuruh adikku untuk memberi oral seks. Dan aku selalu menyemprotkan spermaku ke dalam mulutnya dan menyuruhnya untuk menelannya. Aku juga memerintahkannya untuk membersihkan rumah dan memasakan makanan kesukaanku.

Ketika orang tuaku kembali minggu depannya, aku memerintahkan adikku untuk bersikap sewajarnya menyambut mereka. Ketika ibuku memeluk adikku, aku melihat wajah adikku yang seperti ingin melaporkan peristiwa yang terjadi selama seminggu ini. Aku pun bertindak cepat dan berkata pada ibuku: Ibu, gimana perjalanan ibu? Tunjukan dong FOTOnya kepada kami berdua. Ibuku tersenyum mendengar ini dan tidak mencurigai apa pun. Tapi adikku menjadi sedikit pucat dan tahu makna dari perkataanku. Dia pun tidak jadi berkata apa-apa.

Cerita Bokep semprot – Aku ketagihan Ngentot memek ibu

Cerita Dewasa Forum Semprot Buka Bukaan 17 Tahun (BB17) | Kumpulan Cerita Sex Terbaru,Cerita Dewasa Hot 2016,Tante Girang,Abg,Perkosaan,PelaJar,Stw,Sedarah,Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Cerita Lucah, Cerita Perawan, Kisah Sex, Kisah Seks, Kisah Dewasa, Kisah Mesum, Kisah Bokep, Kisah Ngentot, Kisah Hot, kisah Perawan

Namaku Sony, umur 24 tahun. Aku seorang lajang asal Semarang dan kuliah di Jakarta. Aku akan menceritakan pengalamanku.

Cerita ini berawal ketika aku pulang ke daerahku, untuk masa liburan kuliahku. Aku tinggal dengan nenekku, sedangkan mamahku serta keluargaku tinggal di rumah yang terpisah dengan nenekku.

Pagi itu aku ke rumah mamahku karena ditelepon olehnya. Kebetulan saat itu memang ulang tahunku. Mamahku termasuk orang yang cantik, walaupun umurnya sudah lebih dari 40 tapi dia pandai merawat tubuh dan wajahnya, sehingga masih terlihat sangat cantik samoai saat ini. Saat sampai di rumah mamahku, dia langsung menyapaku dan memberi selamat ulang tahun kepadaku. Kemudian aku duduk di kursi ruang tamu. Kebetulan saat itu kakak dan ayahku sedang di Jakarta dan adikku kuliah di Bandung.

Kemudian mamahku menghampiriku dan duduk di dekatku. Lalu dengan wajah sedikit mengeluh dia meminta maaf bahwa pada saat ini tidak bisa memberikan hadiah ulang tahun kepadaku, karena krisis keuangan yang ada di keluargaku.

Son, untuk ulang tahunmu hari ini mamah sepertinya tidak bisa memberikan kamu hadiah, karena saat ini kita sedang krisis keuangan kata mamahku. Akupun mengangguk dan memahami perasaan mamahku.

Tenang aja mah, bagi Sony ulang tahun sama seperti hari biasanya

Kulihat wajah mamahku masih ada rasa tidak enak kepadaku dan berkata, tapi mamah tetap ga enak nih

ga pa pa ko mah jawabku.

Mamahku terus menunjukkan wajah yang sedikit tidak enak padaku, dan entah ada pikiran apa yang ada di kepalaku saat itu, aku memandang tubuh mamahku yang semakin membuatku sedikit terangsang, kemudian muncul dalam pikiranku suatu ide.

Begini aja mah, kalo mamah mau kasih hadiah sama sony, gimana kalo selama satu hari ini mamah temenin Sony ya, mau kan kataku sambil memelas ke mamahku.

Mamahku sempat berpikir sejenak, dan kemudian mengiyakan tanda setuju.

Baik Son, mamah setuju, asal kamu senang mamah ga keberatan ko sahutnya.

Akupun gembira dan tanpa basa basi berkata ke mamahku:

Benar mamah mau? sahutku.
Benar Son jawabnya. Kalau begitu nanti mamah jangan protes dan ngeluh karena nemenin Sony seharian ya sahutku.

Mamahku hanya mengiyakan kepalanya saja tanda setuju.

kalo begitu mamah duduknya sebelah Sony donk, jangan disitu

kemudian mamahku berpindah tempat duduk dan duduk di sampingku, kemudian kuberanikan tanganku untuk memegang pinggangnya, tapi mamahku diam saja. Melihat reaksi mamahku, aku semakin berani dan mengelus-elus pingganggnya, sambil kepalaku di rebahkan di pundaknya.

Mah, Sony sayang baget sama mamah kataku

Iih, anak mamah ko jadi manja gini sih, kamu udah mandi belum Son? Tanya mamahku

belum mah. Mandi dulu gih sana

boleh tapi temenin ya mah sahutku. Dasar manja, mandi sendiri donk kata mamahku.

ayolah mah, kataku. Awalnya mamahku menolak, tapi karena aku merengek terus akhirnya mamahku mau juga.

ya udah tutup pintu dulu sana, mamah sediain air mandinya dulu sahutnya.

Kemudian mamahkupun bergegas ke kamar mandi sedang aku menutup pintu teras dan rumah, dan setelah itu aku menuju kamar mandi.

Aku melihat mamahku masih mengisi air untuk mandi, sambil membelakangiku, sehingga dia tidak sadar ketika aku masuk dan pintu kamar mandi kukunci.

Kemudian aku mulai mendekatinya dan merangkulnya dari belakang, dan itu kontan membuat mamahku kaget.

Ah!! Desahnya, Sony kamu bikin kaget mamah aja deh, lekas mandi sana

Mah, tolong bantu bukain celanaku donk pintaku, kemudian sambil aku membuka bajuku mamahku membuka resleting celanaku dan melepaskannya. sehingga aku kini hanya memakai cd saja.

Nah sekarang buka baju mamah, temani Sony mandi ya sahutku, mamahku kaget mendengar permintaanku itu. Mungkin dia mengira hanya memandikanku saja dan tidak dalam artian mandi bersama.

Mamah tadi udah mandi ko Son tadi, masak mandi lagi elaknya

Udahlah mah, katanya mamah janji bakal melayaniku seharian, gimana sih, sahutku dengan muka yang sedikit kecewa.

Kemudian karena merasa tidak enak mamahku langsung membuka bajunya, melihat itu akupun menahan tangannya untuk melepas bajunya.

Biar Sony yang buka baju mamah kataku

Mamahku mempunyai pikiran yang konservatif dan kolot, sehingga dia merasa sedikit risih ketika aku mulai membuka kancing bajunya satu per satu, kulihat mukanya sedikit merah menutupi rasa malunya, dan ketika kancingnya terlepas semua aku mulai melepas pakaiannya dan kugantungkan di gantungan baju. Lalu terlihatlah buah dada yang sangat montok dan diselimuti oleh bh yang berwarna krem. Melihat hal itu mamahku langsung menutupinya dengan kedua tangannya.

Sudah cukup Son, begini saja pinta mamahku, tapi aku menutup mulut mamahku dengan telunjukku.

Kalau begini saja ga asik donk, itu namanya bukan mandi kataku. Kemudian aku membalikkan badan mamahku sehingga mamahku membelakangiku sekarang, kutarik perlahan resleting celana rok mamahku, dan kuturunkan pelan-pelan. Maka terlihatlah cd mamahku yang berwarna merah muda, dan kulihat diantara selangkangannya menyembul bulu-bulu hitam halus yang keluar sebagian dari cdnya, akupun terkesan melihat pemandangan itu.

Melihat hal itu mamahku semakin risih dan salah tingkah, Son sudah cukup begini aja, ah! kamu keterlaluan deh!!! sahut mamahku.

Karena aku melihat mamahku yang sedikit ketakutan dan tegang, maka aku mencoba untuk menenangkannya.

Ya udah deh, segitu aja dulu kataku. Lalu aku menyalakan shower dan memegang tangan mamahku yang masih menutupi bhnya.

Sini mah kita mandi berdua kemudian aku memeluk mamahku dari belakang. Ketika kuelus bagian perutnya mamahku semakin risih dengan gerakan tanganku itu.

Son udah ah, biar mamah mandi sendiri aja pintanya sambil kedua tangannya tetap melipat menutupi bhnya.

E..ehh..! mamahkan udah janji ama Sony ga bakal protes dan ngeluh gimana sih mamah, ko ingkar janji kataku. Mendengar hal itu mamahku hanya bisa diam pasrah. Kemudian tanganku mencoba untuk melepaskan lipatan tangan mamahku yang masih menutupi bhnya.

Son, tolong jangan begini, please lirihnya

Aku tidak memperdulikan ucapannya dan ketika lipatan tangannya terbuka, tanpa berpikir lagi aku meraih payudaranya dengan kedua tanganku, kuremas-remas dan kuputar-putar payudaranya ke kanan dan kiri.

Ahhh.! Sudah hentikan Son sahut mamahku sambil menggerak-gerakkan badannya untuk menghindari gerakan tanganku.

Okok tenang donk mah, sini kita keluar dari shower, kemudian aku mengambil sabun cair dan mengusapnya ke bagian punggung mamahku.

Maah, ko diam aja, sabunin Sony juga donk pintaku lalu mamahku mengambil sabun cair dan mengusapnya ke bagian dadaku, sehingga kini kami saling berhadapan dan saling mengusap, walaupun kulihat wajah mamahku semakin risih dan sedikit tegang, bahkan dari matanya terlihat linangan air matanya.

Ketika usapan tanganku sudah mencapai bagian dadanya, kucoba untuk menyusupkan tanganku di sekitar bagian samping tonjolan bhnya.

Akhh Son, tolong jangan begini sahut mamahku sambil menahan laju tanganku yang mencoba menerobos bagian samping bhnya.

Ayolah mah, Sony janji, setelah melepas bh mamah, Sony ga bakal melepas apa-apa lagi, ini bagian yang terakhir, gimana, yang kumaksud adalah cd mamahku yang masih terpasang rapih walau sudah basah terkena air shower.

Mendengar hal itu mamahku hanya bisa menangis dan melepas tangannya yang mencoba menghalangi tanganku untuk merogoh bagian dalam bhnya, tanpa ragu lagi, kubalikkan badan mamahku sehingga membelakangiku, dan kuterobos kedua gundukan bhnya dengan tanganku menyusup dari bagian bawah bhnya kuraih putting susunya dan kuremas-remas.

Arghhh, sudah Son jangan begini, tolong, mamah ga biasa! pinta mamahku sambil sedikit menagis

Ahh luar biasa banget mah, walaupun usia mamah udah 40 tahun lebih tapi susu mamah masih padet dan keras kataku

Jangan begini Son, Tolong, mamah mohon kata mamahku sambil menangis.

Melihat hal itu aku mengeluarkan tanganku dari dalam bhnya, sementara tali bh mamahku sudah melorot kesamping akibat dari remasan tanganku tadi, sehingga ketika aku mengeluarkan tanganku dari dalam bh mamahku, secara otomatis kedua tonjolan bhnya langsung terurai ke bagian perutnya meninggalkan dadanya, karena kait bh bagian belakangnya belum kulepas.

Mamahku langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya, sedadngkan tanganku terus mengusap dengan sabun ke bagian perut lalu ke bawab.

Ketika tanganku sudah sampai bagian celana dalamnya kuusap bagian tengah celana dalamnya dan kuremas-remas dengan tangan kananku.

Arkhhhh..Son tolong jangan begini, tolong jangan begini, mamah mohon rintih mamahku

kemudian aku menghentikan gerakan tanganku dan secara tiba-tiba tanganku langsung masuk menerobos bagian dalam cd mamahku, dan ketika tanganku sampai di belahan memiawnya, kurasakan banyak cairan-cairan yang lengket di sekeliling mamahku, ternyata mamahku sudah terangsang.

Ahahha..brengsek kamu Son, kamukan udah janji ama mamah tadi
tenang donk mah, Sonykan tadi janji ga bakal ngelepasin cd mamah, cd mamah masih kepasang ko sahutku sambil terus mengocok bagian dalam memiaw mamahku dengan tangan kananku. Crkk.crkkk.crkkcrukkkbunyi kocokan tanganku di dalam cd mamahku mulai terdengar karena memiaw mamahku sudah banyak mengeluarkan banyak air yang lengket, yang keluar dari vaginanya, sehingga banyak juga air dari vaginanya yang menetes jatuh ke bawah sebagai akibat dari cd yang dipakai oleh mamahku tidak dapat lagi menyerap limpahan air orgasme dari memiaw mamahku yang mengalir terus keluar bak air bah. Busa sabun yang ada di kedua tanganku saja sampai terbilas habis oleh air mani memiaw mamahku

ah.uhahh.a..aahughhhhentikan Son, mamah mohon hent.ahh.ikan.ahhhh.ukhhsambil kedua tangannya memegang tembok di depannya

Wah luar biasa banget mah, ternyata mamah ga kalah ama wanita umur 20an, bener-bener gila sahutku. Karena pikiran mamahku yang kolot dan konservatif, mamahku masih belum menyadari kalau dirinya sudah terangsang dan mau orgasme.

ah.ah.ugh.ahyahh..aduu..h akhhhhhhmamah udah ga tahan Sonn, hentikann!!!!!

Tunggu sebentar lagi mah, itu tandanya mamah mau keluar sahutku sambil makin mempercepat kocokan tanganku di klitoris dan memiaw mamahku, dan air mani mamahku yang terakhir yang menyembur paling dasyat dan keras. Crotttcrkcrttcrttdiikuti dengan terjatuhnya tubuh mamahku ke lantai, karena kakinya tidak bisa menopang tubuhnya lagi karena lemas, kemudian aku dengan sigap merangkul mamahku dari belakang agar tidak jatuh ke lantai. Kulihat nafas mamahku sangat tersenggal-senggal dan tidak beraturan, air di sekujur tubuhnya lebih banyak ditutupi air keringat.

Lalu perlahan-lahan kurebahkan tubuh mamahku ke lantai. Disana tubuh mamahku yang putih mulus itu terkulai lemas dan mamah merintih sambil menangis. Tak terasa sudah 45 menit aku berada di kamar mandi bermain dengan mamahku

Lalu akupun duduk di lantai bak mandi merangkul mamahku dan mengusap air matanya serta membelai rambutnya.

kamu anak brengsek Son, mamah benci sama kamu!!!! sambil tangannya menepis tanganku yang sedang membelainya, dan mencoba mendorongku, tapi aku kemudian memeluk mamahku.

Mah Sony sayang mamah, tolong jangan marah mah, Sony suka sama mamah sambil kupeluk dengan erat mamahku. Mamahku hanya menagis di dadaku sambil memukul-mukul dadaku.

Kembali kubelai rambut mamahku, tapi kali ini mamahku tidak menepisnya, dan menyenderkan kepalanya di dadaku sambil tetap menangis! Lalu sambil membelai rambut mamahku, akupun mencium kening mamahku. Sepertinya emosi mamahku sudah mulai mereda.

mah, sudah jangan menangis lagi, mamah jadi jelek kalau nangis! Sini Sony bersih kan air mata mamah sahutku akupun mendekatkan wajahku ke wajah mamahku, lalu.srtt lidahku menjilat air mata mamahku yang masih membekas di pipinya. Mamahku ternyata diam saja melihat tindakanku itu.

Lalu mamahku mulai menceritakan kepadaku mengapa dia kaget ketika aku mulai mengocok memiawnya tadi, ternyata kehidupan seknya selama ini dengan papahku hanya sebatas cium dan penetrasi yang monoton saja tanpa adanya variasi lainnya. Sehingga mamahku belum mengetahui apa itu oral sek ataupu istilah seks lainnya, karena kupikir mungkin pikiran mamah dan papahku mengenai seks sangat minim.
Lalu mamahku melihat cairan vagina yang tercecer di lantai dan mengusapnya dengan tangannya, dia memberi tahu padaku saat berhubungan dengan papahku cairan seperti ini hanya sedikit keluarnya.

Mah, mungkin papah kurang variasi sehingga mamah kurang terangsang

Kamu tahu Son, kenapa mamah bisa banyak ngeluarin cairan ini? tanya mamahku dengan emosi yang sudah reda.

itu tandanya mamah udah terangsang dan mau orgasme, semakin banyak cairannya semakin mamah terangsang. tapi Sony kaget ternyata mamah bisa ngeluarin cairan sebanyak itu, luar biasa banget mah sahutku

udah ah, kita mandi masih belum beres tau kata mamahku sambil berdiri setelah sekian lama terkulai di lantai

kemudian mamahku mulai mengusap punggung dan tubuhku dengan sabun dan akupun mulai kembali mengusap tubuh mamahku dengan sabun. Ketika tanganku sampai di bagian cdnya.

Son kamu lepas aja celana dalam mamah, sekalian tolong kamu bersihkan juga ya kata ibuku

Aku kaget mendengarnya, pikiran mamahku tentang seks rupanya sudah mulai terbuka setelah tadi berbicara sebentar, tanpa basa-basi lagi kupelorotkan cd mamahku dan nampak banyak bulu yang hitam lebat di bagian memiaw mamahku, ternyata mamahku tidak pernah memotong bulu jembutnya. Akupunulai mengelus memiaw mamahku dengan tangan yang penuh sabun.

Mamahkupun terus mengelus tubuhku dan ketika sampai di cd yang kupakai mamahku masih belum berani memegang tongkolku, hanya mengelus di bagian depan cd yang kupakai, akupun maklum karena mamahkupun belum begitu tahu banyak variasi seks.

mah tangan mamah masukin aja ke dalam celana dalam saya sahutku awalnya mamahku sedikit risih tapi ketika kutuntun tangan kanannya masuk ke dalam cdku ternyata dia menurut saja, nah sekarang giliran mamah kocok Sony punya kataku akupun mulai mengajari mamahku bagaimana cara mengocok tongkolku sesuai dengan film-film bf yang sering kutonton

ah kali ini giliran aku yang tak tahan dengan kocokan tangan mamahku, kemudian dia membuka cd ku dan berlutut serta mulai mengocok tongkolku dengan penuh semangat

mah.ah.pelan-pelan mahh sahutku

mamahku hanya sedikit tersenyum melihat aku menahan rangsangan akibat kocokan tangan mamahku. Rasain luh, mamah bales sekarang kata mamahk sambil tersenyum.

Kemudian aku menahan tangan mamahku yang mengocok. Mah kocoknya jangan pake tangan mah, pake mulut mamah aja, mamah juga pasti menikmatinya loh

ngaco kamu, jorok tau! lagian gimana caranya ngocok pake mulut jangan aneh-aneh ah kamu Son

karena itu, makanya Sony ajarin sahutku, seperti biasa mulanya mamahku menolak dengan keras mengoralku, tapi dengan rengekanku dan mukaku yang sedikit memelas, akhirnya mamahku mau juga

mamah ga tau caranya, ini gimana katanya
tenang aja mah, pertama mamah cium pake bibir mamah kepala tongkolku ini sahutku kemudian mamah mulai mengikuti kata-kataku dan mulai mencium kepala tongkolku. bagus mah, cium terus jilat pake lidah mamah sekarang kataku kemudian mamahku mulai menjilat penisku dan menciumnya.

Ok mah sekarang batangnya juga mah sahutku

Setelah beberapa saat aku melepaskan tongkolku dari ciuman bibir mamahku.

Mah sekarang mamah mulai oral ya, pejamkan mata mamah terus keluarin lidah mamah sekarang, mah pintaku

kemudian mamahku menjulurkan lidahnya keluar dan aku menaruh batang tongkolku ke atas lidahnya. Ok sekarang mamah bawa masuk tongkol Sony pake lidah mamah ke mulut mamah sahutku mamahkupun hanya menuruti omonganku dan Hupsetengah batang tongkolku sudah mulai masuk ke mulut mamahku.

ok sekarang lemesin badan mamah dan mamah ikutin aja gerakan tangan Sony ya kataku

Lalu aku mulai menjambak rambut mamahku dan menekannya ke depan, sehingga tongkolku hampir masuk seluruhnya ke mulut mamahku kemudia mengeluarkannya sebagian dan memasukkan lagi dalam-dalam ke mulut mamahku.

Ok mah sekarang, pake gerakan mamah sendiri, ga usah dituntun tanganku lagikan sahutku dan seolah mulai mengerti mamahku mulai mengulum tongkolku dengan gerakan kepalanya sendiri, dan akupun tidak lagi menjambak rambut mamahku karena dia sudah mengerti, dan mengubahnya menjadi membelainya.

Setelah sekian lama aku mulai ga tahan Mah aku mau keluar mah sahutku kemudian mamahku dengan sigap mengeluarkan tongkolku dari mulutnya dan mengocok dengan tangannya, an crotcrotcrot air maniku membasahi muka mamahku

Mmhhhh, banyak banget Son kamu punya Son, kemudian aku membersihkan wajah mamahku dan menyuruh mamahku duduk di pinggiran bak. kamu mau ngapain Son jawab mamahku

udah pokonya mamah turutin kata Sony aja deh mamahkupun menuruti kataku dan duduk di pinggiran bak. sekarang buka selangkangan mamah donk

jangan Son, kamu mau ngapain sih emangnya
nanti juga mamah bakal tau sahutku
ketika selangkangannya terbuka lebar, maka. Hup mulutku langsung mencium bagian tengah memiaw mamahku

arghhhhh..gila kamu Son, jangan lakukan itu, hentikan ahhh.ah.Son, berhenti Son, kurasakan di mulutku memiaw mamahku sudah mulai berair lagi. Mamahku berusaha dengan keras untuk menarik kepalaku dari lubang memiawnya, tapi aku semakin membenamkan kepalaku ke memiawnya, lama kelamaan , tarikan tangan mamahku di kepalaku menjadi elusan halus yang mulai membenamkan kepalaku ke dalam memiawnya!
Rupanya mamahku sudah mulai terangsang lagi
ah.shhhh.ahhh.akhhhenak Son. Terusin, akhhh mulutku terus menjilat menggigit, dan bahkan menghisap semua jeroan memiaw mamahku
uahhhhh.yeah.terusterusterusin sayang
ah. Ya.ya.yahhhahmamah udah mau keluar lagi Son, aku terus makin menghisap dan menjilati memiaw mamahku
ahhhhhhhhhhh..akhirnya mamahku orgasme untuk kedua kalinya
gimana mah? Enakkan? tanyaku
mamahku hanya diam saja dan sedikit mengangguk. Lalu setelah itu kamupun membersihkan badan kami masing-masing dan saling mengelap dengan handuk tubuh mamah dan aku, karena mamahku terlihat lelah banget, karena hampir satu setengah jam aku berada di kamar mandi.

Akupun kemudian menggendong tubuh mamahku keluar kamar mandi dan membaringkan di ranjangnya
mah, tau ga kado ulang tahunku tahun ini benar-benar sangat spesial yang mamah kasih buat aku
mamahku hanya tersenyum saja. Aku melihat jam menunjukkan pukul 12 siang, aku berpikir sayang sekali kalau 1 hari ini disia-siakan begitu saja, Aku teringat seorang temanku yang bernama Ronald, dimana dia mempunyai beberapa alat seks seperti vibrator dan sejenisnya, kulihat mamahku sudah mulai tertidur, mungkin karena kelelahan setelah bermain selama 1 setengah jam di kamar mandi. Lalu timbul suatu ide gila yang sedikit merasuki pikiranku.

Mah, mamah istirahat dulu ya, aku mau jeluar dulu sebentar, paling hanya setengah jam-an kataku
Mamahku mencoba untuk bangun dengan tubuh yang lemas dan masih dalam keadaan telanjang. Sini biar mamah antar kamu keluar sahutnya
tidak perlu mah, aku hanya keluar sebentar ko kataku
memangnya kamu mau kemana Son
cari angin di luar sebentar, mamah istirahat aja dulu disini ok, ga perlu temenin Sony ko kataku sambil membelai kepala mamahku
Ya udah, kebetulan mamah juga sedikit cape nih, mau istirahat dulu sebentar sahutnya
akupun bergegas keluar mengenakan pakaianku dan menuju rumah temanku itu.
Agar dia tidak langsung curiga, aku sengaja bermain sebentar di rumahnya, mungking sekitar 1 jam, dan begitu aku lihat sudah cukup aku bermain dengannya sambil mengobrol, maka akupun langsung berbicara ke maksud tujuanku datang ke Ronald
Eh Nald, kamu masih mempunyai vibrator yang kamu pakai untuk bermain dengan kekasihmu dulukan?kataku ketika sudah sampai di rumah temanku
ada sih, memangnya ada cw yang lo mau permaenin ya, gila juga luh, ga gua sangka lo ngomong kaya begini, memangnya cewe lo cakep ya Ton kata Ronald
udah lah, sn gua pinjem dulu
Ya udah lo tunggu di sini bentar ya katanya
Oh ya nald, sekalian aku pinjam beberapa film bokep juga donk kataku
Ronald hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala mendengar ucapanku itu.
Tak lama kemudian Ronald muncul sambil membawa alat-alat yang kuminta
nih Son, lo pake aja yang puas ok, katanya
Oh ya, sekalian lo juga bawa ini nih sahutnya sambil menyodorkan satu dus kondom.
Akupun pamit untuk pulang dan bergegas ke rumah mamahku.
Setelah sampai di rumah mamahku, ternyata dia sudah ada di ruang tamu dan mengenakan pakaian model korea yang dia sukai dimana modelnya selalu mempres badannya, sehingga tonjo;an dadanya semakin mencolok.
darimana kamu Sontanya mamahku
Oh, aku tadi di jalan ketemu teman mah, jadi aku ngobrol sebentar kataku
kutaruh alat seks yang kubawa dalam tas di bawah meja agar mamahku tidak terlalu curiga, kemudian aku pura-pura bergegas menghampiri mamahku.
ah, pegal juga nih badanku kataku
Sini biar mamah pijit kamu kata mamahku
lalu mamahku mulai memijiti punggungku.
Wah disini kayanya sempit ya mah, aku ga leluasa untuk terlentang nich kataku. Hal ini kukatakan agar mamahku memindahkannya ke area lain yang lebih luas.
Ya udah, mamah pijitin kamunya di kamar mamah aja yah kata mamahku
Wah boleh juga tuh kataku. Ini dia yang kuingini kataku dalam hati
kemudian kamipun berpindah ke kamar mamahku
akhirnya mamaku memijiti punggungku di dalam kamarnya, selang 15 menit kulihat keringat sudah keluar di kening mamahku, mungkin karena cuaca hari itu memang sedikit panas, dan mamahku juga terlihat sedikit lelah. Pada saat itu sambil dipijit aku mengobrol dengan mamahku. Dan lama-lama kuteruskan obrolanku yang mengarah kepada seks
mah, mamah jarang melakukan hubungan intim dengan papah ya kataku
mamahku diam sejenak mendengar ucapanku itu
kamu ini, memangnya kalo jarang kenapa kata mamahku
mamah memang udah 10 tahun ini tidak melakukan hubungan intin lagi, karena mamah merasa sudah tua, itukan buat anak yang masih usia muda kata mamahku
Akhirnya aku menyadari mengapa mamahku tidak terlalu mengerti dengan variasi seks.
Wah, kalo gitu mamah salah, buktinya tadi aja mamah luar biasa di kamar mandi kataku
mamah benar-benar ga kalah sama anak muda yang baru kawin timpalku
mah, walaupun mamah udah berumur 40 tahun lebih, taoi gairah muda mamah masih bergejolak, sayang kalau dilewatkan kataku lagi
sudah ah, kamu jangan menggoda mamah lagi kata mamahku
mah, aku berkata benar ko, mamah masih punya gairah yang luar biasa, sayang kalau dilewatkan kataku sambil membalikkan badanku dan mengelus pipinya.
sudah ah, kamu ini gombal terus kata mamahku
Aku ga gombal ko, mah, gini aja kasih aku waktu 5 menit dari sekarang, kalo mamah tidak terangsang oleh gerakan Sony, maka Sony percaya kalau gairah seks mamah sudah menurun, gimana? Tawarku
ah gila kamu kata mamahku
Kenapa mah, ko mamah jadi ga berani, apa mamah takut kalau kata-kata Sony itu bener?
mendengar kata-kataku itu mamahku menjadi panas dan sedikit emosi.
Huh, memangnya siapa yang takut, baiklah tapi inget Cuma 5 menit aja ya kata mamahku
ok, Cuma 5 menit, kalau dam waktu 5 menit mamah ga terangsang, Sony janji ga bakal godain mamah lagi hari ini, tapi kalo dalam waktu 5 menit mamah terangsang, mamah harus nerima permintaan Sony yang lain ya kataku. Saat itu mamahku hanya diam saja. nah karena mamah diam berarti Sony anggap setuju ya kataku
Lalu akupun bergegas mendekati wajah mamahku dan menciun pipinya, lalu kuteruskan ke bagian telinganya, kucium dan kujilat bagian telinga dalamnya, sambil tangan kananku mengelus pahanya, sehingga rok yang dipakainya tersingkap, sedang tangan kiriku meremas payudara kiri mamahku. Melihat permainanku itu, mamahku yang sejak tadi berusaha untuk menahan rangsangan tanpa sadar mengeluarkan sedikit desahan.
mmhhhh.uhhhhhukhhhha..h, Son, sudah ah hentikan sahut mamahku
tenang aja donk mah, inikan baru 1 menit lebih kataku sambil terus kucium dan kujilati bagian pipi, telinga dan kuping, dan tanganku kini sudah diam di bagian tengah memiawnya, sambil kuelus dan kuputar-putar tanganku di bagian tengah memiawnya.
Dan saat itu kurasakan adanya bagian celana dalam mamahku yang mulai basah.
Akhhhh.ughhh..ahahh.udah Son, please, mamah nyerah deh, masih banyak kerjaan nih kata mamahku.
Kemudian mamahku bergegas berdiri dan merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan karena terkena remasan-remasan tangan nakalku, dan pergi untuk menyetrika pakaian-pakaian yang belum digosok. Sambil mamahku menyetrika kuhampiri mamahku.
nah, sekarang berarti mamah harus menuruti permintaan Sony yang laennya ya, kan tadi mamah udah kalah kataku
memangnya kamu mau apa lagi Son sahut mamahku
sekarang terbukti kan omongan Sony kalau gairah seks mamah ternyata masih meledak-ledak, sayang kalau dibiarkan begitu saja mah sahutku
Ah, dasar nakal kamu kata mamahku
nah maksud Sony, Sony ingin penampilan mamah untuk hari ini aja, sesuai yang Sony mau sahutku
maksudmu?
Sony rasa Bh dan cd yang mamah gunakan tidak cocok untuk mamah, seperti benar-benar orang yang sudah tua, apalagi cd mamah seperti cd anak kecil kataku
semakin lama, semakin ngaco kamu Son kata mamahku
ayolah mah, untuk hari ini aja pintaku
jadi kamu mau apa sahut mamahku
nanti kita ke luar, n kita pilih bh dan cd yang sesuai buat mamah kataku
mau ya mah.pintaku, dengan sedikit manja
tterserah kamulah kata mamahku
setelah selesai menyetrika aku dan mamahku keluar menuju sebuah mal di daerahku, dan menghampiri bagian pakaian dalam untuk wanita.
yang mana yang kamu suka Son kata mamahku
kemudian aku melihat bh berwarba hitam dengan sedikit obrasan bunga di kedua tonjolannya, serta cd berwarna hitam yang terbuat dari bagan parasut dengan dilapisi bagian busa yang tipis di lengkungan untuk memiaw perempuan, dengan model G-string.
nah yang ini aja, mah kataku
kamu yakin, mamah cocok dengan yang seperti ini kata mamahku
pasti cocok, mah kataku
akhirnya mamahkupun membeli bh dan cd yang kutunjuk tadi, dan tidak lupa akupun mengambil stoking berwarna hitam yang masih berada di tempat yang sama.
Itu buat apa Son tanya mamahku
nanti juga mamah tau kataku
setelah membayar, aku baru teringat kalau mamahku tidak mempunyai celana rok yang pendek.
oh ya mah, sekalian kita beli celana rok buat mamah juga ya kataku
buat ngapain lagi sih sahut mamahku dengan sedikit emosi
ayolah mah, pokonya Sony ingin hari ini mamah keliatan cantik banget di hari ultah Sony ini kataku
mamahku pun hanya bisa pasrah menuruti permintaanku, dan singkat cerita aku telah membelikan celana rok yang pendek untuk mamahku dan setelah itu kamipun pulang ke rumah.
nah sekarang Sony mau mamah memakai semua yang kita beli tadi, kataku, kecuali baju mamah, yang lain harus diganti kataku. Model baju mamahku adalah model baju korea dimana bisa mempres badan ketika dipakai, dan bisa melar ketika ditarik oleh tangan, seperti terbuat dari karet, walupun itu sebenarnya dari kain, karena kulihat mamahku sangat seksi jika memakai pakain seperti itu.
Lalu mamahkupun bergegas ke kamar untuk mengganti bagian dalamnya dengan yang baru dibeli, sedang aku menunggu di luar.
Ketika mamahku selesai dan keluar kamar dengan menggunakan rok yang pendek disertai stoking panjang berwarna hitam akupun terpana melihatnya, apalagi bagian dadanya yang kurasa sudah memakai bh yang tadi dibeli, karena mamahku memakai baju korea dan mempres badannya, sehingga terlihat ada sedikit ukiran bunga yang sedikit timbul dari bajunya yang berasal dari bhnya.
wuaw, mamah seksi banget n cantik banget kataku sambil menghampiri mamahku. Kubimbing mamahku ke kursi tamu dan di situ tak habis-habisnya aku terpana melihat kecantikan dan keseksian mamahku sambil tanganku mengelus-elus pahanya
‘Sudah ah Son, mamah sedikit risih nih sahut mamahku
lalu kudekatkan wajahku ke wajah mamahku dan kucium pipinya, mamahku berusaha untuk mengelak ciuman itu, tapi karena tanganku memegang wajahnya mamahkupun hanya bersikap pasrah, setelah itu ciumanku kuteruskan ke bibir mamahku yang sedikit basah dan mungil, kucium dan kujilati semua bagian bibir mamahku, lalu sejenak aku melepaskan ciumanku pada mamahku.
mah mulutnya jangan ditutup terus donk pintaku
sudah ah Son, hent belum sempat selesai bicara kembali kucium bibir mamahku, tangan kananku sudah mulai meremas-remas susu kanannya, kupaksa memasukkan lidahku ke dalam mulutnya, dan kujilat lidah mamahku serta semua ronnga-rogga mulutnya.
Mmmhhhhhh. Hanya itu suara yang keluar dari mamahku, lalu akupun kembali melepaskan ciumanku.
mah ada sesuatu yang spesial buat mamah loh
apa itu kata mamahku
eit, mata mamah harus ditutup dulu katakuSudah ah, kamu ini dari tadi macam-macam sahut mamahku
Ayolah mah kataku seraya mulai menutup mata mamahku dengan kain dan mengikatnya. Lalu akupun pergi mengambil vibrator yang kupinjam dari temanku dan kembali menghampiri mamahku.
kesini mah ikut Sony seraya mengambil tangan mamahku dan menuntunnya ke kamarnya. Setela itu kududukkan mamahku di ranjangnya dan kutaruh vibrator di pinggir ranjangnya.
Setelah itu aku kembali mencium bibir mamahku, sambil kurebahkan dia di ranjang, dan tangan kananku berusaha untuk membuka pahanya dan mengelus elus bagian tengah selangkangannya yang masih ditutupi cd berwarna hitam, sedang tangan kiriku menyusup ke balik bajunya dan meremas-remas susu kanannya, setelah kurasakan mulai sedikit lembab, aku mengambil vibrator dan menyalakannya.
Bunyi apa itu Son sahut mamahku sambil melepaskan ciuman bibirku
sudah lah, diam dan nikmati aja ya mah sahutku
akupun langsung menggesek-gesekkan vibrator itu ke bagian tengah celana dalam mamahku secara lembut dan pelan
Ahhhh..uhukhgeli sekali apa itu Son tanya mamahku
aku hanya diam saja dan supaya mamahku tak terlalu berisik kembali kucium bibir mamahku untuk meredam suara mamahku agar jangan terlalu kencang, kutaruh vibrator di samping mamahku dan kulepas rok yang dipakai oleh mamahku, lalu kueluskan kembali vibrator tadi ke bagian tengah memiaw mamahku yang masih memakai cd, dan ternyata cd mamahku sudah semakin basah oleh air dari vaginanya.
Ummhhhhh..ukhh..hhhhhemmmmhhh.desah mamahku dengan mulut yang masih kucium dengan bibirku. Kutarik lengan kiriku dari dada mamahku, lalu aku mulai membuka baju dan celanaku dengan tangan kiriku, sehingga aku hanya memakai cd saja. Lalu kulepas dan kulucuti pakaian mamahku, sehingga saat ini mamaku hanya mengenakan bh dan cd yang dibalut dengan stoking berwarna hitam. Kutaruh vibrator yang kupakai tadi, dan kuposisikan mamahku untuk duduk bersandar pada pinggiran ranjang, kubentangkan dengan lebar kedua kaki mamahku, danahhhhhh.ahaaahhh desah mamahku ketika aku mulai mencium bagian tengah memiawnya yang masih tertutup cd. Kujilat dan kuhisap celana dalam mamahku. Mamaku hanya menggeliat-geliatkan tubuhnya sambil kedua tangannya bertumpu di belakangnya, dan mencengkram sprei kasurnya dengan kuat.
ahhh..ukhmmhhh.geliauhhhgeli bangetSonmmhhhnikmat.ahhhdesah mamahku. Sambil tetap menghisap selangkangannya, kedua tanganku mulai meremas-remas kedua gundukan dada mamaku yang masih tertutup bhnya, dan akupun membuka pengait bh yang ada di bagian depan bh mamaku, sehingga kini mamaku hanya mengenakan cd dan stocking hitam yang masih menempel ketat di sepasang kakinya. Lalu kulepas ciumanku dari selangkangan mamaku, dan kutarik cd mamaku yang sudah basah akibat dari air liurku dan bercampur juga dengan air dari vagina mamaku. Sesaat aku terdiam melihat bulu-bulu hitam mamaku yang begitu lebat yang berada di sekitar selangkangannya. Lalu kubuka kembali kedua kaki mamaku lebar-lebar dan kucium, kujilat dan kuhisap bagian dalam memiaw mamaku.
akhhuhhhge..l..ii.akhhhhhgeli banget son.ohhhhrintih mamaku. Lalu kulepas isapan mulutku dari liang memiaw mamaku, dan membuka bibir vagina mamaku lebar-lebar dengan kedua jempolku, kukeluarkan air liurku dan kumasukkan ke dalam lubang memiaw mamaku, setelah lubang di dalam memiaw mamaku penuh air liur, kembali kuhisap dan kujilat memiaw mamaku.
aohhhhhhakhhhmhhhhukhkhhhgelisuda..hhent..tika.rintih mamaku sambil menggeliat-geliatkan badannya dengan sangat kuat. Kali ini kulepaskan mulutku dari memiaw mamaku, dan aku mulai membuka cd yang kupakai, akupun mulai menggesek-gesekkan tongkolku yang sudah tegang di bibir vagina mamaku, setelah sekian lama, akupun mulai memasukkan tongkolku ke dalam memiaw mamaku. Kali ini tongkolku sangat lancar masuk ke dalam memiaw mamaku. Blesblesbless, kupompa terus mamaku dengan gerakan yang semakin lama semakin cepat.
akhahuhahhh..ohmmhhh rintihan dan desahan mamaku semakin kuat, kedua tanganku mulai meremas-remas kedua payudaranya, sambil mulai kucium bibirnya, dan mamakupun membalas ciumanku dengan tidak kalah ganasnya, lidah kami saling bertautan di dalam mulut mamaku. Karena aku sudah mau keluar, kuhentikan penetrasiku di dalam vagina mamaku, sambil masih tetap berciuman, kulepaskan tongkolku dari dalam vagina mamaku, dan akupun menggantinya dengan tangan kananku. Mula-mula kumasukkan 1 jariku ke dalam vaginanya, karena melihat reaksi mamaku masih biasa-biasa saja akupun menambah memasukkan 2 jariku lagi ke dalam vaginanya, sehingga kini tiga jari tengah kananku mulai mengocok bagian dalam memiaw mamaku.

akhahahSonmmhhhemhhadu..hhSonSonymama udah ga kuat Sonahh. Desah mamaku sambil menggeliat-geliatkan badannya menahan rasa nikmat yang luar biasa, namun aku tak memperdulikan desahan mamaku.
sabar ya ma, hari ini Sony mau bawa mama ke puncak kenikmatan yang paling tinggi sahutku, sambil terus mengocok vagina mamaku dengan cepat.
Sonahhahauhohsonudahudahmamamamama uda..h.. ga kuat lagiaohakkkkkhhhhhhhh.. mamaku mengerang dan mencapai orgasmenya. Untuk sementara waktu, kubiarkan mamaku untuk mengambil nafas dan beristirahat sejenak.

Setelah beberapa saat, akupun mulai kembali membuka selangkangan mamaku, dan mulai memasukkan tongkolku yang sudah tegang sejak tadi.
Son, sudah ahMama udah cape nich, Mama udah tua Son, stamina mama juga sudahakhhh, belum sempat mamaku selesai bicara aku sudah kembali menghujamkan tongkolku ke liang vaginanya, kali ini kumasukkan dengan tempo yang sedikit cepat, kuangkat kaki kiri mamaku, dan kutaruh di pundakku sambil terus kugenjot.

Akhemhemhahohakhuhhahhmamamama udah mulai ga kuat Son, Son desah mamaku
Sabarsabar ya Ma, Sony..Sony juga udah mau ke luar ahahahbentar lagi Ma sahutku sambil makin kupercepat pompaanku di dalam memiawnya
SonySonSonudahudah Sooooonnn..akhhhhhhhhhhhh mamaku menjerit sekerasnya, dan disaat yang bersamaan aku juga berteriak, dan mengeluarkan banyak spermaku di dalam memiaw mamaku.
Kulihat kali ini seluruh tubuh mamaku banjir oleh keringat, demikianpun dengan aku, dan akupun terkulai lemas di sebelah mamaku.

Dan sejak saat itu, saat aku ada kesempatan berdua dengan mamaku (khususnya di siang hari), aku kembali melakukan hubungan seks dengan mamaku, dan mamaku selalu berusaha dengan baik untuk memenuhi kebutuhanku itu.

Cerita Bokep semprot – Ngentot Dengan Ayahku

Cerita Dewasa Forum Semprot Buka Bukaan 17 Tahun (BB17) | Kumpulan Cerita Sex Terbaru,Cerita Dewasa Hot 2016,Tante Girang,Abg,Perkosaan,PelaJar,Stw,Sedarah,Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Cerita Lucah, Cerita Perawan, Kisah Sex, Kisah Seks, Kisah Dewasa, Kisah Mesum, Kisah Bokep, Kisah Ngentot, Kisah Hot, kisah Perawan

Sebetulnya, aku bingung, apakah kisah ini perlu kuceritakan atau tidak. Namun, terkadang, untuk melepaskan beban, aku perlu menceritakan apa yang sebetulnya belum pernah kuceritakan pada orang lain. Aku tak ingin meminta belas kasihan, aku hanya butuh didengar, butuh melepaskan beban yang tengah kualami saat ini. Hal ini selalu terbayang-bayang, dan kadang membuatku stress, karena itulah aku harus cerita.

Saat ini aku sedang di kosan, di daerah malang. Aku kuliah disini, dan sengaja aku memilih kuliah di tempat jauh dari rumahku di daerah bogor, jawa barat. Aku memilih di tempat jauh, agar aku terhindar dari kejadian yang selama ini berulang. Berulang di rumahku sendiri, dan bersama,,mmh.. ayahku sendiri. Beginilah kisahku, kisah terlarang dengan ayah tercinta. Jangan dulu judge ayahku, karena aku sadar, ini juga salahku.

Langsung saja, saat itu aku sudah semester dua kelas 3 SMA. Perawakanku, tinggi 155, berat badan 52, kulit putih, pantat dan susu tentu nyembul dengan perawakanku yang pendek dan montok. Wajahku kata orang lain lucu, rambut sebahu, berponi dengan bibir mungil pink, dan mata yang -sedikit sayu. Banyak teman-temanku yang mengungkapkan perasaan kepadaku, tapi dengan halus ku tolak karena aku memang tak berniat pacaran. Tapi, satu yang tersembunyi di diriku, aku sedikit nafsuan. Setelah mandi, di kamar, sering aku hanya telanjang dan ngaca melihat tubuhku sendiri. Dan dengan hal itu, aku jadi nafsu sendiri. Aku hanya bisa remes-remes susu sendiri, sesekali aku elus memek sendiri.

Semakin meningkat remaja, nafsuku semakin tinggi aja. Aku jadi sering sekali bikin percobaan ke memek aku sendiri. Pernah aku menggulung handuk kecil hingga berbentuk batang, aku masukan ke air anget, lalu ku elus di belahan memek aku. Enak banget rasanya, saking seringnya mainin memek, aku jadi ketagihan. Gilanya, ketika aku pengen saat di sekolah, aku ke kamar mandi dan aku elus-elus memek aku sendiri ampe aku puas. Aku jd suka ama memek aku sendiri, aku rawat, aku cukurin, pokonya yang bikin aku nyaman saat mainin memek aku. Kadang, saking sukanya, aku sering mainin memek depan kaca, melihat diriku yang keenakan ngorek memek, aku jadi lebih horni lagi.

Itulah sekilas, gejolak nafsuku yang menggambarkan diriku yang penuh nafsu. Pernah terpikir untuk punya pacar, aku juga pengen dipeluk cowo. Tapi kupikir, dengan nafsu yang tak terkendali ini, bahaya nantinya, bisa-bisa aku minta di entot ama pacar aku sendiri. Berabe, gimana kalo aku hamil? Ah, gamauuuu! Jadi yasudahlah, aku belum mau pacaran. Lagian mama sama ayah juga suka bilang jangan dulu pacaran, biar sekolahnya nggak keganggu. Aku emang deket banget ama mama ama ayah. Kita bagai temen, dan lagian aku anak satu-satunya. Mereka pun akrab denganku.

Saking akrabnya, aku sering sengaja minta bobo bareng mama dan ayah, untuk family time. Karena ayah dan mama sama-sama kerja, dan aku sekolah, kadang kami butuh waktu bersama. Kadang saat itu kami isi dengan obrolan saling curhat tentang hal-hal yang menarik. Aku menikmatinya. Satu ketika, saat famili time di kamar mama dan ayah, saat itu ayah tak banyak bicara. Bahkan kebanyakan nyuruh aku tidur cepat. Mama pun seperti sudah ngeuh sesuatu yang aku tidak tau. Akhirnya papi mematikan lampu dan hanya menyalakan lampu tidur saja. Akupun dengan mudah terlelap.

Namun, saat ku terlelap barang satu atau dua jam, aku mendengar bisik-bisik antara mama dan ayah. Ma, ma.. ayah pengen ngentot ma.. yukk.. bisik ayahku yang membangunkan mama. Ih ayah, si Nana lg tidur disini, ntar kebangun ayah.. aahh,, ayah ih langsung nyerang aja. Hhihi.. udah nafsu ya ayah.. kasian di ganggu anak.. hihi.. jawab mama. ssstt, jgn keras-keras mama,, kita ngentot pelan-pelan aja.. ntar si nana bangun..hhmmm,, cd mama buka dong, ayah pengen masuk nih.. aku hanya mendengar mereka bisik-bisi dan pura-pura tidur, degdegan takut ketauan. Di sela mataku yang setengah terpejam, aku liat ayah buka celana dalam mama, dan kolor ayah udah melorot selutut dan titit nya udah ngaceng banget. Aku jadi panas dingin liat keadaan itu, tapi aku penasaran apa yang akan terjadi.

mama ga usah buka daster sayang, ntar takut nana bangun, naikin aja ampe perut biar ayah bisa masukin aja.. darurat ma,,ayah ga kuat.. bisik ayah yang menahan mama membuka daster. Ayah langsung peluk mama, dan mulai genjotin mama dari pinggir. Aku yang tidur minggir belakang ayah, hanya liat pantat ayah maju mundur ke tubuh mama. Celana boksernya hanya membuka sedikit pantat ayah yang maju mundur. Aku yang saat ini menyaksikan, degdegan dan perlahan menjepit tanganku di memek. Aku remes-remes memekku sendiri, mengikuti irama ayah yang menyetubuhi mama. aaahhh.. ayaahh aahh..enak yahh…. desah mama membuatku semakin horni saja. Ssstthh maa,, jgn kerashh kerash,..ahhh ahhh,, ayah melumat bibir mama agar tak banyak mendesah keras. Itu membuatku juga semakin keras meremas memekku dr luar celanaku. Ingin rasanya aku memasukkan tanganku mengelus memekku, tapi aku takut ketahuan.

Sampai tak berapa lama ayah dan mama melenguh panjang. Ayah mendorong keras pantatnya kepantat mama. Dan akhirnya, mereka berhenti, dan mama langsung berbalik memeluk ayah. Mereka berpelukan saling berciuman. Mama cinta ayaaahh.. mmuah bisik mama ke telinga ayah. Ayah juga ma.. memek mama masih enak bangett.. mmmuahh.. dan akhirnya mereka berpelukan, ayah sepertinya memasukan titit nya dan menaikan celananya. Mama pun sama menurunkan dasternya. Aku? Aku masih horni gila! Kebayang kan memekku, basah banget, dan belum puas T_T. Tapi akhirnya aku paksa menutup mata, dan terlelap. Walau susah payah, tapi akhirnya akupun tertidur.

Itulah kejadian pertama aku tau apa itu berhubungan intim yang asli. Aku semakin nafsuan aja. Sehari, dua kali aku mainin memekku sendiri. Dan seperti ritual sebelum tidur, aku tak dapat tidur kalau nggak ngelus memek sama itil. Ahh, kenikmatan yang aku sukai. Aku tak tahu hingga kapan aku menyudahi hal ini, yang jelas aku sangat ketagihan. Dan terpikir pengen lebih. Kadang aku sengaja ikut tidur ama mama dan ayah meskipun bukan jadwal family time, dengan harapan melihat mereka entotan lagi. Kadang nihil, kadang juga berhasil.

Sampai satu ketika, hal itu terjadi, hal yang bikin aku berhenti bermasturbasi memainkan memekku sendiri. Kala itu, mama diberi tugas dari kantornya untuk terbang ke singapura selama 11 hari. Otomatis tinggallah aku dan ayah di rumah. Malam pertama, dan malam kedua, tak terjadi apa-apa. Seperti biasa, ritual mainin memek sebelum tidur aku lakukan. Tapi kali ini, entah kenapa, aku malah membayangkan saat ayah dan mama bercinta di ranjang. Aku malah, menyebut ayah saat aku mengelus memekku sendiri. yaahh…aahh yaaahhh..ahhhhhhhhh desisku saat ku elus cepat bibir memekku. Dan dengan nafsu yang masih di ubun-ubun, muncullah ide gila, aku ingin megang titit ayah saat dia tidur, dan aku sambil mainin memek.

Paginya aku makan pagi sama ayah. Aku udah berseragam, ayah juga, sama-sama sudah siap berangkat. Setelah habis kami makan, aku menghampiri ayah untuk pamitan. Tak biasanya, sekarang aku sengaja melingkarkan tanganku di leher ayah, dan lalu mencium pipinya. ayah aku berangkat yaaa,, mmmuah,,,muuaahh..sayang ayaahh,,mmuahh.. aku mencium pipi ayah dengan manja, yang hampir dekat ke bibir ayah. Aku lihat muka ayah, ayah aku yang masih muda ini emang ganteng abis, pantes mama seneng banget kalo ayah minta jatah ngentot. Ih.. anak ayah.. manja banget udah gede juga.. sini sayang, mmmuuah.. ayah mencium keningku. Saat ia mencium kening, ada perasaan yang berbeda dari biasanya. Tubuhku bergetar, dan putingku mengeras! Anehh!! Aku langsung memeluk ayahku erat, entah, apakah ini rasa sayang anak kepada ayahnya, atau nafsu? Aku tak tau!!!! Pokonya aku merasakan nyaman luar biasa saat memeluk dia, dia yang menyemprotkanku ke rahim mama, dan merawatku sampai saat ini! Ah betapa anehnya. Ayo cepet berangkat sayang, kesiangan hayoh.. ayah mengelus kepalaku.. akupun melepasnya dengan berat.

Sayang, aku dan ayah beda arah, aku tak diantar ayah tapi berangkat sendiri. Ya karena sekolahku juga dekat. Akhirnya selama di sekolah aku kangen sekali sama ayah. Entah, kangen ini kangen apa, pokonya kangen ketemu ayah. Aku sempatkan sms ayah di tengah2 jam sekolah, ayaah,, kangeeeennn.. aku mengirimnya dengan deg-degan, padahal kita sudah biasa smsan. Iya sayang, sekolah yang rajin balas ayah. Dan aku berbunga-bunga membacanya. Dan hal itu menguatkan tekadku untuk memeluki ayah semalaman ini. Dan ditambah niatan nakalku untuk memegang tititnya yang selalu bikin mama keenakan. Tapi waktu itu, aku tak membayangkan berhubungan intim dengan ayahku sendiri, meski secuil keinginan itu ada.

Waktu sekolah habis, akupun pulang kerumah. Ayah belum pulang, padahal waktu sudah sore. Agak bete juga, padahal aku kangen abis-abisan sama ayah. Tapi ini juga kesempatan, aku buka seluruh bajuku, aku mainin memekku di kamar. Belum puas aku berpindah, dengan masih telanjang depan tv, ruang tamu, depan kamar ayah, dan juga di wc. Dan greeenngg suara mobil ayah datang, aku segera berlari menuju kamarku takut ketahuan. Memakai baju piyamaku, dan tak sempat memakai daleman, karena toh memang mau tidur juga.

Setelah rapi pakai piyama, aku segera berlari menuju ayah dan memeluknya. Kangen berat aku sama ayahku ini, ditambah tadi aku belum sempat puas mainin memek membuat antara nafsu dan kangen semakin bercampur tak bisa kubedakan. Idih, kamu, udah gede juga masih manja.. mmuah.. udah ah, ayah mau mandi.. km siapin makanan yah kata ayahku. Akupun segera melaksanakan perintahnya, sehabis mandi kami makan bersama.

Setelah makan, kami nonton tv. Ayah, malem ini nana tidur ama ayah yaahh.. pliiiss… kataku dengan berdebar namun bernada manja. Hmm.. iyaa.. jawab ayah singkat. Yess… aku berbinar, aku memeluk ayah sambil nonton. Dia hanya mengelus-ngelus rambutku sembari menonton. Aku rasakan, susuku mengeras menekan perut samping ayah. Aku goyang-goyang perlahan menikmati posisi ini. Lumayan lama kami terdiam sibuk dengan pikiran kami masing-masing. Aku belum berhenti menekan-nekan susuku di pinggang ayah. Ahh,, enak dan nyaman. Hingga akhirnya, ayah beranjak berdiri dan mematikan televisi yang tidak ku tonton. Yuk tidur ah, ayah pergi meninggalkanku ke kamar.

Aku dengan berdebar, mengikutinya. Dalam hati, yess, aku mau mainin memek saat ayah udah tidur, dan aku juga pengen pegang titit dia. Akupun masuk ke kamarnya, ayah langsung mematikan lampu besar, dan hanya menyalakan lampu tidur diatas meja samping kasur. Aku langsung rebahan di kasur ayah. Ayah pun tidur disampingku. Aku sengaja tak ingin banyak bicara, aku langsung pejamkan mata dan akan tidur di tengah malam untuk mainin memek sama pegang titit ayah. Tak berapa lama akupun terlelap.

Sampai, entah jam berapa, aku terbangun. Aku teringat rencana yang aku idamkan. Kulihat ayah sudah tidur sepertinya. Ahh, ini kesempatan. Aku lihat ayah yang sedang tertidur, ahh betapa gantengnya ayahku ini. Tak butuh waktu lama aku menjadi horni tidur sekasur dengan pria ganteng dan kekar ini. Aku mulai memasukkan tangan kiriku merogoh memekku, aku mulai mengelus sambil melihat ayah. Mmhhh.. aaahhh enakkk..shhh ahhhhhh aku elus terus belahan memekku. Ahhh.. nikmatnyaahhhh.. sshhh ahhh..yaaahh mmhhh yaahhh… aku mendesah pelan. Dengan berdebar, tangan kananku mulai meraba titit ayah.

Ahh! Betapa seperti tersetrum aku, saat tanganku mendarat di titit ayah yang ternyata berukuran besar. Kenyal ternyata, dan kurasa sepertinya ayah tak pakai celana dalam. Mmhh aku elus-elus pelan titit ayah, sambil ku elus memekku dengan nikmatnya. MMhhhh betapa nikmatnya dengan posisi ini. Aku lihat ayah tak terbangun, lalu muncul ide yang lebih gila! Aku melorotkan celana piyamaku sampai lutut. Sambil meremas pelan titit ayah, aku lebih keras menggosok memekku sendiri. Ahhh.. enakkkk aahhhhhh… tak sadar nafsuku semakin memuncak! Aaahhh aaahhhhh.. nafasku tersengal-sengal dan sudah tak terkontrol! Kepalaku mendongak keatas, sambil menggosok-gosok memek. Tangan kananku terus meremas titit ayah yang, tak sadar semakin membesar. Aku betul-betul tak sadar bahwa titit ayah sudah ngaceng aku remas-remas.

Saat aku hampir mencapai puncaknya, dan terengah-engah sampai tak peduli keadaan ayahku. Memekku seperti tersetrum jutaan kilo watt, saat ada benda asing ikut menggosok memekku dengan keras dan nikmat. Aaahhh,,, aku melenguh keras, dengan mata yang tenggelam keatas sambil mendongak. Pandanganku kabur, tanganku mulai berhenti menggosok memek…. tapi-tapi! Kenapa kenikmatan ini terus berlangsung!! Padahal tanganku sudah terkulai lemas, tapi memekku terus saja digosok nikmat! Aaahhh!!!! Dengan mata kabur, kulihat ternyata tangan ayah!!!!!!!! Tangan ayah menggosok memekku!

Kulihat tangan kanan ayah mengocok titit nya yang berdiri tegak, dan tangan kirinya terus merabai memekku! Aahh.. betapa kagetnya aku, namun aku lemaaaas. Aku hanya bisa memandang dan takut, karena jelas aku ketahuan basah masturbasi disamping ayah. Tapi ayah tak langsung marah.. dia malah terus meraba dan mengelus memekku sambil ngocok tititnya yang tak lagi dihalang celana. Berdebar bercampur nikmat, aku lihat ayah yang sedang gigit bibirnya dan mulai mengocok cepat. Ahhh… ngeri-ngeri sedap! Ahh..entah aku tak tahu apa yang harus kulakukan..

Kulihat ayah mencoba mempercepat kocokan dan elusannya otomatis mengeras di memekku. Itu malah kembali meningkatkan gairahku lagi. Ayah seperti mencoba untuk mengejan-ngejan tapi tak berhasil dan terus mengocok. Aku diam saja, dan malah merem melek saat belahan memekku dikorek ayah. Mmmhhh…aaahhh ahhhh ahhhh.. aku malah mendesah.

Entah bagaimana kejadiannya, aku samar-samar ingat, ayah sudah mulai mendekat dan mengambil posisi menindihku. Aku berdebar-debar menantikan apa yang terjadi, antara takut, nafsu dan penasaran bercampur aduk!. Aku lihat samar-samar ayah masih memejamkan mata. Tapi kakinya mulai membuka pelan himpitan pahaku. Kejadian begitu cepat hingga akhirnya, tanpa ada sepatah kata, titit ayah mulai menempel di memekku. Aaahhh!!! Betapa nikmatnya saat titit ayah menyentuh memekku yang beberapa menit tadi orgasme hebat. Aku masih lemas dan akhirnya pasrah bahkan berharap apa yang akan terjadi selanjutnya.

Pelan-pelan, dan mata ayah masih terpejam, dia mulai menindih tubuh bohayku.Tititnya tepat dibelahan memekku yang putih, mulus dan ditumbuhi bulu-bulu halus. Kepala ayah,berada disamping kepalaku dan otomatis wajahnya di telingaku. Ah, betapa nikmatnya saat itu, dan bercampur takut tentunya, saat pelan-pelan batang titit ayah menggesek belahan memekku. hhhhh..hhhhh…hhhhh hanya suara itu ditelingaku yang berasal dari dengusan nafas ayah. Aku hanya pasrah menikmati gesekan ini, ahh, betapa nikmatnya gesekan yang selama ini aku nikmati dengan tangan sendiri, kini berbeda, dengan titit ayah yang aku sayang.

Sensasi nikmatnya sangat membuat liang memekku gatal bukan main! Ayah perlahan memaju mundurkan tititnya dibelahan memekku, sambil mendengus hahhh..hahhhh… kurasakan badan kami panas. Aku sangat terlena dengan kondisi nikmat ini. Inikah rasanya mama saat dientot ayah waktu itu, seketika aku cemburu dan ingin memiliki ayah seutuhnya. Aku tak kalah, malah menekan memekku lebih erat dan menggoyangnya menekan titit ayah. Sampai akhirnya bles!!! Kurasakan ada batang keras dan nikmat masuk ke memekku perlahan! Aaaaaahhhhhhhhhhhh,,,ayaaahhhh…. oooohhhh,,, aku menjerit tertahan saat kurasakan titit ayah semakin masuk menembus liang memekku yang sempit! aaahhh ayaaaahhhhhh…. sakiiiiitttttthhhh aaaahhhhh kurasakan rasa perih bercampur nikmat saat selaput daraku dirobek ayah dengan tititnya yang besar.

Seolah tak peduli, ayah malah menekan nekan tititnya agar masuk ambles ke liang memek mungilku yang kini sudah robek perawan oleh ayah.Mungkin karena pelicin yang membanjir karena orgasme tadi, sepertinya titit ayah terus saja lancar memasukki memekku. Ayah malah lebih keras memaju mundurkan titit nya di memekku. haahhhh hahhhhhh haaaahhhhhhh uuuggghhhhhh desahan ayah semakin memberat. Ajaibnya, perihku kini hilang! Berganti kenikmatan tiada tara yang bersumber dari garukkan titit ayah di dinding memekku yang menjepitnya.

aaahhh,,, ayaaahhhh…aaahhhh yaaahhhhh,,,yaahh… aku mendesah-desah mengeras saat ayah ngentotin aku dengan keras. aahh…ayaaaahhh aaannnggg agggghhhhhh ayaahhh ooohh oohhh huuuhh huuuuhh.. aku mendesah menikmati genjotan titit ayah yang nikmatnya tiada tara. Dadaku, terhimpit dadanya, dengan tangannya yang kekar menahan di sampingku. Ayah mendengus tepat di telingaku, dan hembusan nafasnya yang ngos-ngosan membuat telingaku semakin geli. aahh,, shhh ahhhh hhaaahhh haaaahhhhh…eeuuggghhhh sambil ayah terus menggenjot memekku.

Ahh, betapa nikmatnya titit ayah di dalam memekku, seolah semua batang tititnya ketat memenuhi rongga memekku. aahhh aaahhh… hayyaaahhh..haayaaahh aaahhhh ahhhhhh ah ah ah ah ah… aku kelojotan melayani perkasanya entotan ayah. Aku seperti melayang tinggi, tak sadar apa yang terjadi, yang ada dikepalaku hanyalah kenikmatan dan gesekan titit ayah di rongga memekku. Lama kelamaan, aku mulai merasakan ayah mempercepat keluar masuk tititnya di memek mungilku. aahh ayaahh ayyahhh ah ah ah aooohhhh oh oooghhh ayah..ayah ayahhhhhhhh!!!!! aku menjerit keras sekali dan akupun menggelinjang hebat dengan kepala mendongak serta tangan memeluk ayah erat-erat.

Dan byuurrrr….. kurasakan cairan memekku menyembur menyirami titit ayah yang perkasa. Ayah pun terus mempercepat entotannya di memekku, dan tiba-tiba ayah berbisik ditengah-tengah desahan kenikmatannya. aahhh ahhh,,,ayah muncrat sayangghh ayah muncrat,,, ahhh ahh arrrgggggggghhhhhhhhhhhhh kurasakan ayah menekan pantatnya kuat membuat tititnya tertancap dalam di memekku dan kurasakan beberapa kali semburan hangat memenuhi liang memekku. Aahhh betapa nikmatnya saat cairan hangat itu menyemburi bagian dalam memekku. aayyaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh aku sekali lagi berteriak keenakan menikmatinya.

Lama kami terdiam berpelukan. Menikmati sisa-sisa pertempuran hebat kami yang terlarang. Haaahh.. aku masih ngos-ngosan, ayahpun sama. Dengan masih menindihku, kurasakan tititnya mengecil dan bergerak keluar memekku. Ditengah sisa orgasmeku, mataku menerawang melihat langit-langit yang tampak berkunang-kunang. Ayah lalu beranjak dari menindihku menjadi terlentang disampingku. Kurasakan sesuatu yang hangat mengalir keluar memmekku. Dan lalu sedikit memekku terkentut, dan mengeluarkan cairan yang banyak.

Aku masih menerawang, mengingat-ngingat kenikmatan yang baru saja pertama ku alami. Indahnya malam ini, meskipun dengan seketika rasa bersalah menyergapku. Ini adalah hal yang tak boleh kulakukan, tapi tak taulah, hatiku malah ingin mengulanginya lagi! Aku memejamkan mata. Dan kurasakan ayah terbangun, dan duduk di ujung kasur. Seketika aku melihat, ayah, ia tertunduk, kedua tangannya menutup muka seolah menyesal dengan apa yang terjadi. Akupun ikut bangun, melihat ayah, dan perlahan kesadaranku kembali, bahwa aku yang menyebabkan kenikmatan terlarang ini terjadi.

Aku merasa bersalah, melihat ayah tertunduk sambil menutup mukanya dengan kedua tangan. Dan dengan celana piyama yang entah kemana, aku berjalan dengan lutut diatas kasur menghampiri ayah. Aku dengar ayah menangis terisak. Aku iba, aku lalu memeluknya erat. Akupun jadi merasa bersalah, merasa aku yang menyebabkan ini terjadi. Kami terdiam, ayah masih terisak sedikit. Aku memberanikan diri menenangkan ayah, yah.. jangan nangis, gak apa-apa ayah,, gak apa-apa,,hhmm,,, aku memeluk dan mencium pipi ayah.

Ayah masih terdiam. Lalu berbicara pelan,maafin ayah ya naa..ayah khilaf..ayah udah nyakitin nana..kata ayah pelan. Aku berusaha menegarkan hati ayah, nggak ayah..ga apa-apa, nana ngerasa enak kok ngelakuin tadi,, ayah jangan sedih, ini salah nana..jangan sedih ya yahh..jangan marahh.. aku tak tau apa yang harus kukatakan, malah kata-kata konyol tadi yang meluncur. hmmhhh.. maafin ayah sayang.. lalu ayah memelukku. Akupun memelukknya, dan seketika rasa bersalahku hilang dan berganti kenyamanan dan rasa cinta.

Saat kita berpelukan, nafsuku malah kembali. Aku ingin mengulangi hal tadi sama ayah. Toh, aku udah gak perawan lagi dientot ayah, ayah mesti tanggung jawab menuntaskan rasa nafsuku ini. mmhh.. ayah, mmhh.. boleh gak.. nana pengen lagi? ayah seketika melepaskan pelukannya. nana, ini salah.. kita harusnya gaboleh kaya gini… tapi ayah, kita udah tanggung kaya gini tadi,, ayah juga tadi enak kan masukin tititnya ke memek nana? potongku. ehh.. kamu knapa gitu sayang? Ayah tadi hilaf..mmh..dan nana gaboleh bilang ini ke siapa-siapa, apalagi ke mama yah? kata ayah sambil mengelus pipiku.

mmmh.. ayah, plis, sekali lagi aja yahh.. aku juga sering liat ayah kaya tadi sama mama, ayah kan suka ngulangin lagi berkali-kali ama mama? Sama aku enggak?? kataku sewot. Eh… kamu suka liatin ayah gituan ama mama??? timpal ayah kaget. Akupun menceritakan segala yang kulihat, dan bahkan kuceritakan yang kulakukan tentang ngelus memek. Sambil kuperagakan depan ayah. Ah, polosnya aku waktu itu.

Ayah hanya ketawa-ketiwi saja akhirnya melihat tingkahku. Sampai akhirnya, mmh.. ya udah sayang, sekali lagi aja yah? kata ayah kepadaku. asik! Ayo yahhh… hhmm…pengenn ayaahh…macukin tititnya ayah.. kataku manja merangkul lehernya dan aku berbaring. Kulihat titit ayah semakin tegak, dan mulai beringsut menuju aku yang telah terlentang membuka lebar memek. mmhh memek anak ayah udah mulus gini.. ayah mengelus memekku. hihi.. iya dong yah.. memek nana enak ya yah? Kok tadi ayah desah-desah? Hihi.. candaku yang tak lagi canggung karena sudah saling nafsu dan akrab. ihh..dasar.. iya enak sayang, memek nana hebat.. bikin ayah pengen entot lagi..hehe ujar ayah sambil mulai menempelkan tititnya di memekku.

ohh… ini tuh namanya ngentot yah? Ahh ayah..pelann iiihh ahhhhhhh.. ayah kayaknya malah gak sabar masukin tititnya ke memek sempitku. iyah mmm sayang, aahh ini namanya ngentot uuch,, jangan kasihhh aaahhh tau mama ya sayang kalau kita ngentot ginihhh? Aaagghh enaknya memek anak ayah.. ayah mulai menekan dalam-dalam tititnya ke memekku yang masih sempit. aawwhhh ahh..iyahh ayaahh,,, ahhh asaahhhlll nana diginiin ayah lagiihh ahhh ahhh.. shhh ahhh ahhhh awww memek nana sakit yaahh pelan-pelan genjotnyaa.. kenikmatan mulai merasukiku.

Genjotan demi genjotan mulai membuatku mendesah nikmat. ahh ahh ahhh…ayaaahh…saaayaaannngg aaaahhhhh ahh ahhh ahh, langsung ditimpali oooggh sayang enaknyaah ahh ahh ahh ahhhh… desahan demi desahan saling bersautan. Dan sudah bisa ditebak apa yang terjadi, aku orgasme duluan, dua kali malah, dan ayah lalu kembali menyemprotkan sesuatu yang kemudian aku ketahui namanya air mani kata ayahku. Entah sadar atau tidak ayah kala itu, sedang menikmati memek anaknya sendiri. Akupun hampir tak sadar kalau aku menikmati titit ayahku sendiri. Yang ada aku malah bangga, bisa memuaskan keperkasaan ayah. Ronde berakhir dengan rasa lelah yang hebat habis ngentot dengan ayah. Aku tidur memeluk ayah, kami berdua setengah telanjang.

Pagi-pagi, ayah bangun duluan. Aku dibangunkan ayah yang kala itu sudah berpakaian rapi, na.. ayo mandi, sarapan ntar kesiangan sekolah aku yang masih ngantuk hanya duduk dan menggaruk-garuk kepala. Setelah kesadaran berkumpul, aku beranjak dan hendak mandi, saat menghampiri pintu, aku menoleh kebelakang melihat tempat pertempuran aku dan ayah semalam. Aku lihat bercak darah keperawananku membasahi kasur. Aku melamun sejenak, sambil berjalan ke kamar mandi yang ada di kamarku.

Hari itu, aku sangat begitu lelah, bahkan saat mandi tadi aku hanya mengguyurkan air dikepala beberapa kali tanpa sabun, tanpa samphoo. Lelah rasanya, habis diserang pertempuran hebat semalam. Dengan malas aku memakai seragam SMA ku. Aku tak berdandan, hanya menyisir, dan bahkan untuk merapikan baju sekadar memasukan ujung kemeja ke rok, aku malas. Hmm.. ingin rasanya aku bolos sekolah. Aahhh…. lelahnya. Setelah kusiapkan tas, aku menghampiri ayah yang sudah makan duluan.

Kenapa sayang? Lesu gitu? tanya ayah seolah tak pernah terjadi apa-apa semalam. iihhh ayaaahh… aku lemes tau.. semaleman kan ngentot ama ayah..ih.. huh.. kataku cemberut. hmm… ayah tak berkomentar banyak. Aku hanya diam memandangi makanan yang disajikan. Lalu, aku menggaruk memekku, aku menyampingkan kain celana dalam yang menutupi belahan memekku ke pinggir. Aku memeriksa bibir memekku, ah, basah dan terasa jadi lebih sensitif. ahh.. yah, kenapa yah memek nana jadi sensitif banget.. jadi linu kalo itilnya kesentuh.. kataku polos.

Ayah tak menjawab. Dia lalu berdiri, mencuci tangan di wastafel dan menghampiriku. Aku lalu digendongnya ke sofa. ihh ayah..mau kemana.. dan ia menidurkanku di sofa yang cukup lebar. Ayah lalu membuka sabuknya, membuka resletingnya dan memelorotkan sampai bawah tanpa dibuka. ih, ayah mau ngapain… hhihi.. tititnya udah ngaceng penuh. Dia lalu menghampiriku, mengangkat rokku, dan menyingkirkan penutup memek celana dalamku kesamping.

Ayah mau ngentot lagi?hmm ahhh ayah aahhh ayah langsung menindihku dan menancapkan tititnya di memekku. Lancar sekali jalannya karena mungkin udah terbiasa dimasukin titit ayah walau gede. ahh ahhh ahhh aagghh desah ayah sambil menggenjotku keras. aahhh ayaaahhh aahh ahh ahhhh enaak yahh ah ah ah ahhhh desahku menimpali desahannya. Seragamku sudah tak karu karuan, rok SMA ku terangkat, dan ayah sedang keluar masuk di memekku.

aah nikmatnya yaahh terus yaahh yang cepet kaya semalemm,,, ahh ahh ahhh aku semakin gila mendesah menikmati gesekan demi gesekan titit ayah di memekku. ahh..haahh haahhhh,,,ayahh mau muncratt ahhh ayah mempercepat entotan nikmatnya. Akupun segera terangsang untuk orgasme saat ayah mengatakan mau muncrat. Ahh,, muncratin memek nana yaahh ahhh ahhhhhhhhhhhh dann auuuuuuccchhhhhh ayaaaaaaaahhhhh nanaaaa aaaggghhhh kamipun muncrat bersama. Kami berpelukan menikmati pertempuran singkat tadi.

Kami masih terengah, aku mengelus rambut ayah yang menindihku. hihi… ayah ketagihan kaann ama memek nana.. hihi.. candaku. katanya gakan lagi, tapi kok tititnya macuk liang memek nana lagi ciiihh..hhi 😛 aku melanjutkan. Ayah lalu merapikan bajunya. Udah, kamu izin aja hari ini.. cape kayaknya.. ntar ayah yang bilang ke sekolah bilang lagi sakit.. katanya. naahh gitu dong.. nana lemees pengen bobo ajah.. aku memeluk ayah tanda senang udah dibolehin gak masuk. Ayah berangkat ke kantornya sehabis menikmatiku tadi. Dan aku tertidur lelap di sofa dengan seragam yang masih kupakai.

Selama sisa sebelas hari ditinggal mama, kami menghabiskan hari menikmati percintaan terlarang kami. Kadang aku yang minta dientot ayah, kadang ayah yang menghampiriku untuk memuncratkan maninya di memekku. Aku menikmati keperkasaan ayah, dan ayah juga keliatannya menikmati memek sempitku. Uang jajanku juga dinaikkan. Kadang, kalau aku pengen banget, aku sengaja ke kantor ayah untuk dientot ayah di wc atau di sofa ruangan kantor ayah yang tertutup dan bisa dikunci. Dengan catatan, aku ga boleh mendesah keras. Ah, gak enak, aku gak bisa mengekspresikan kenikmatanku.

Sampai mama pulang pun, kami sering curi-curi waktu untuk ngentot. Kadang, untuk bikin mama terlelap, ayah entotin mama dulu. Trus ayah ke kamar dan menikmati memekku berkali-kali. Kami bisa jaga rahasia dan kecurigaan. Saat sehabis family time di kasur, ayah tak lagi segan saat ngentot sama mama. Karena tau, aku emang suka menyaksikan. Tapi kadang aku cemburu, dan sengaja tidur. Beberapa kali ayah malah garap memekku sehabis garap mama. Dengan pelan-pelan tentunya.

Tapi, lama-lama aku merasa jadi risih saat ayah minta aku untuk melayani nafsunya. Ayah kian tak tahu posisi kalau pengen ngentot denganku. Pernah, sekali waktu ayah sengaja ke sekolahku. Memanggilku dan membawaku ke wc sekolah untuk dientot. Aku malah jadi lelah melayani ayah. Aku malah jadi sangat merasa menyesal telah memulai hubungan terlarang ini. Meski menikmati, namun aku malah jadi enggan untuk melayani ayah. Ah, aku jadi sedih, kenapa ini harus terjadi.

Beberapa kali aku menolak halus saat ayah mengajakku ngentot.Mula-mula menerima, tapi lama-lama malah memaksa. Aku akhirnya jadi tak suka hubungan terlarang ini berlanjut. Aku ingin berhenti, menyudahi kisah durjana ini. Aku jadi sering menangis menyesali perbuatan yang kuciptakan sendiri. Sampai akhirnya Ujian dan Seleksi ke perguruan tinggi mulai datang. Aku pikir ini kesempatan, untuk jauh dan menyudahi perbuatan ini. Akupun lantas belajar lebih giat lagi. Kadang ayah minta di tengah-tengah belajar, dengan berat dan terpaksa malah aku jadi tak rela titit ayah keluar masuk memekku begitu saja. Tapi aku bersabar.

Sampai kesabaranku terbayar, aku diterima masuk ke jurusan Psikologi di universitas negeri terkenal yang jauh dari rumahku. Setidaknya, yang tak mudah dijangkau bolak balik sehari dari rumah. Itu yang ku harap, karena aku ingin menghindari perbuatan ini terulang. Aku masih mencintai ayah, tapi aku sudah enggan jika mengulangi perbuatan itu. Kini, aku kuliah dan kos yang jauh dari rumah. Itupun tak ku konsultasikan dulu dengan ayah, langsung dengan mama. Agar ayah tak banyak melarangku.

Awalnya aku ingin keluar pulau, tapi mama tak setuju. Hanya disini yang cukup jauh namun masih direstui mama. Aku merasa bersalah dengan mama. Aku mencintai keduanya. Tapi perbuatanku seolah tak termaafkan. Kini aku pindah tempat kosan dan memutus hubunganku dengan keluargaku. Tak ada yang tau aku dimana. Aku cuti kuliah di semester dua ini. Kudengar ada yang mencariku ke kampus. Tapi aku terus sembunyi. Sengaja aku memilih tak berteman demi merahasiakan tempatku. Barang setahun ini aku memutuskan untuk tak berhubungan dengan keluarga.

Tabungan uang jajan yang besar dari ayah, aku buat modal usaha. Dan kurasa kemajuan usaha kecil-kecilanku bisa menghidupiku. Apa yang akan terjadi setelah ini? Aku tak tau, yang jelas hidup terus berjalan, dan aku mau hidup kembali dengan identitas baru. Ada banyak yang ingin kuceritakan, detail-detail dimana saja saat papa menikmati tubuhku. Tapi nanti lah lain waktu. 😉 teriimakasih sudah membaca ceritaku.

Cerita Bokep semprot – Aku Ngentot dengan ibu

Cerita Dewasa Forum Semprot Buka Bukaan 17 Tahun (BB17) | Kumpulan Cerita Sex Terbaru,Cerita Dewasa Hot 2016,Tante Girang,Abg,Perkosaan,PelaJar,Stw,Sedarah,Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Cerita Lucah, Cerita Perawan, Kisah Sex, Kisah Seks, Kisah Dewasa, Kisah Mesum, Kisah Bokep, Kisah Ngentot, Kisah Hot, kisah Perawan

Perkenalkan nama gua Sandi (Samaran) kejadian ini terjadi pada saat gua berumur 19 Tahun, gua tinggal hanya berdua bersama ibuku di suatu apartemen tempat ibuku kerja, kami hanya tinggal berdua dikarenakan ibuku bercerai dengan ayahku saat 2 bulan ia hamil diriku ayahku kawin lagi, dan ibuku menceraikannya, ia tidak mau menikah lagi karena beranggapan laki laki sama saja

Ibuku adalah wanita muslimah yang selalu berkerudung kemana pun ia pergi, dengan usia 42 Tahun (Cukup Muda) ia memiliki tubuh yang rapih dan payudara yang masih berisi, kulitnya bersih berwarna cream putih, bokongnya berbentuk dan sangat terlihat seksi, semua itu di dapatnya karena ia seorang guru senam, tempat mengajarnya ada di apartemen kami,

Pada suatu sore sekitar pukul 3.00 setelah aku pulang dari sekolah ibuku naik kelantai paling atas (Ruang senam di lantai 2, Kamar dan ruang keluarga di lantai 3, dan lantai 1 adalah sebuah toko yang menyewa tempat pada ibuku), aku yang sedang duduk di kursi ruang keluarga kaget melihat ibuku menggunakan pakaian senam yang sangat seksi menurutku, ibuku juga nampak kaget dengan diriku yang melihatinya, ia langsung membawa handuk dan menutupi tubuhnya, “Kamu udah pulang sayang?” Sambil mendekatiku dan duduk di sampingku, “Iyah bu.. jadwal terakhir pulang cepat, jadi aku pulang cepat” Sambil ia sedikit tersenyum kepadaku, “Oh yaudah ibu mau mandi dulu yah, keringat ibu udah dimana mana nih” Berdiri dan meninggalkanku, “Iyah bu… nanti juga ivan mau mandi bu…” Sautku kepadanya, “Iyah” jawabnya singkat, Cukup lama ibuku mandi, diapartemen hanya ada 2 kamar mandi, di ruang senam 1, dan di lantai 3 hanya 1 juga dan ada di kamar ibuku jadi aku sering bergantian dengan ibuku

Sudah lama aku menunggunnya mandi dan ibuku keluar, karena ibu teledor tidak menutup pintu aku dapat melihat ibu yang keluar dari kamar mandi di kamarnya aku melihat tubuh ibu yang hanya menutupi sedikit tubuhnya dengan handuk kecil, dan aku dapat melihat paha ibu yang cukup besar itu sekitar 36C lah kalo gak salah, karena mungkin tak sadar ada aku melihatinya ibu membuka handuknya, dan terlihat samar samar selangkang ibu yang putih dan vagina ibu yang bersih tanpa bulu, lalu payudaranya yang putingnya berwarna kecoklatan itu, tubuhnya terlihat sangat segar, aku merasa tiba-tiba Penisku mengeras dan membesar, lalu entah dari mana pikiranku tiba-tiba seakan ingin bersetubuh dengan tubuh mulus ibuku, dan mengelus ngelus kemaluanku yang masih ada dalam celanaku,

Setelah itu ibu memintaku untuk keluar mengantarnya ke sebuah mall, “Antar ibu ke mall yu sayang?” Tanya ibuku, “Baik… bu tapi aku mandi dulu” jawabku dan mengambil handuknya dan pergi ke kamar mandi, aku mandi hanya sebentar keramas dan sikat gigi saja, saat aku keluar dari kamar mandi aku kaget ia hanya menggunakan celana dalam mini yang tersingkap dan terlihatlah vagina ibuku yang indah itu, Penisku mengeras dan terlihat dari balik handuk menonjol keluar, “Astagfirulah kamu dari kapan ada di situ” Ibuku sedikit kaget dan menutupi badanya dengan selimut, karena tak kuasa menahan nafsu ku yang besar aku mendekatinya dan memeluknya, “Maaf bu… ibu.. seksi sekali membuat ivan tak bisa menahan nafsu ivan bu” memeluknya dengan erat, namun ia meronta aku mengunci tangannya dengan tanganku, “Astagfirulah ivan seharusnya kamu gak boleh gini sama ibumu sayang” aku hanya terdiam dan lalu menciumnya, karena iya hanya menggunakan BH dan celana dalam mini aku jadi dengan mudah membuka BH dan celana dalamnya, pertama aku membuka BHnya dan aku remas pelan payudaranya itu, “Hmmmm hmmmm hmmm” Desahnya terdengar dari mulutnya, aku bermain lidah di dalam mulutnya, lala kelamaan aku menyadari ia tak melawan bahkan ia juga seperti sengaja menggerakan lidahnya di mulutnya, tak lama aku melepaskan ciumanku itu lalu menyusu pada payudaranya yang indah itu ia tidak melawan sama sekali yang ada ia mendesah kewalahan denga apa yang aku lakukan itu “Ahhhk iyah sayaangg ahhhk” mendengar ia semangat aku menjadi lebih bersemangat pula

Tak lama aku membuka sidiku dengan mulu masih berada di putingnya lalua aku turunkan kepalaku ke selangkangnya dan terpangpang jelas Vaginanya yang sengat indah itu, ibuku terlihat diam saja dengan nafas yang tak beraturan, lalu aku mencium vaginanya dan terlihat ibuku memejamkan matanya, dan aku menekan nekan vaginanya dengan lidahku itu, ibuku berbaring ke kasurnya, aku rasa ia lelah dan terdengar desahan ibuku pelan, aku melihat vagina ibuku mengeluarkan cairan yang terasa asin namun kecut itu, aku membuka handukku dan mengeluarkan Penisku yang sudah tegang sedari tadi itu, ia tampak terlihat masih menutup matanya, aku menekan vagina ibuku dengan Penisku, tiba tiba ia langsung berdiri dan menahan apa yang aku lakukan, “Ehhh jangan langsung begitu saja sayang, harus ada pemanasannya” Katanya dan aku juga sedikit terkejut mendengarnya karena ia juga ternyata menikmatinya, ia sedikit terlihat kaget melihat penisku yang panjangnya 16 cm dan besarnya ya normallah, “Loh sayangg gede banget punya kamu” kata ibuku, aku hanya diam dan langsung sala ibuku mengulum ngulum Penisku itu, ia menjilatnya sangat halus bahkan aku tidak merasakan goresan giginya di pensiku, ia bermain seperti Pro Seksual saja, karena aku sulit menggimbanginya aku kewalahan dan pertahananku mulai jebol dan benar saja aku merasa spermaku sudah di ujung Penisku, “Bu ahhhkkk bu….” Mendengarku ia bermain dengan lebih ganas lagi, hingga akhirnya “Crootttt!” keluar banyak sekali hingga terlihat cukup banyak di mulutnya, di pipi, leher, dan di payudaranya, aku berbaring di tempat tidurnya sedangkan ibuku menelan spermaku dan menjilati sisa sperma yang ada di tubuhnya dan ia kembali mengulum penisku dan mebersihkan spermaku yang masih ada di penisku,

karena tak mau kalah aku menidurkannya ibuku lagi di tempat tidurnya dan aku buka kan selangkang ibuku, “Nah benar ayo cepat sayang masukan penismu sayangg ibu udah gak sabar”, rayunya dengan sangat yakin, “Iyah bu ini ivan masukin” Dan “SLEB” masuklah penisku ke vagina ibuku, vagina ibuku tidak terlalu sempit namun aku merasakan sensasi yang sangat sukar di gambarkan, vaginanya terasa hangat aku menggerakan pinggulku pelan, ibuku tampak mendesah ke enakan, dan aku percepat genjotanku itu, desahnya terdengat semakin cepat dan cepat hingga aku merasa ada cairan hangat di vaginanya, sepertinya cairan itu sangan banyak hingga membasahi kasurnya, aku naik ke tempat tidur ibuku dan tanganku meremas payudaranya dan aku menciumnya dan ibuku juga melawan balik ciumanku, hingga aku menggenjotnya dengan cepat dan cepat hingga ibuku terlihat kewalahan, “Ahhhkkk sayanggg ahhhhkkk teruusss ahhhhkkk” Desahnya makin keras, dan tak lama akau merasa spermaku sudah mau keluar lagi, “bu aku mau keluar buu ahhhkkk ahhhkkkk” aku menggotnya dengan lebih cepat lagi, “Ayo keluarin di dalem sayangggg ahhhkkk” dan “Croot! Crooott! Crooott!” cukup banyak spermaku yang keluar dari penisku namun tak sebanyak tadi ku rasa, “ahhhh ahhh ahhh” desah ibuku melambat dan ibuku terkampar lemas, aku langsung melepas penisku dari vaginanya, dan terlihat spermaku keluar dari vaginanya, “Kamu hebat yah puasin wanita” sambil mencium keningku, “Tapi ivan belum puas mah” aku menawarinya lagi, dan lagi sehingga tak sadar akhirnya waktu menunjukan pukul 9.36 malam entar berapa kali aku meniduri ibuku sendiri namun aku hanya mengeluarkan spermaku 1 kali di dalam rahimnya karena ibuku bilang ia takut kalo hamil,

ke esokan harinya sekitar pukul 6.00 pagi aku terbangun dan ibuku masih terbaring di sampingku, karena dari malam aku tidak di ijinkannya bermain di anusnya, sekarang karena ia masih tertidur aku mencoba mencolok colok anusnya dengan tanganku, anus ibuku tidak berbau tidak sedap sama sekali baunya sangat nikmat dan membuatku terbawa suasana, lalu aku tak sabar ingin menikmati anus ibuku yang ku perkirakan pasti sempit itu, aku masukan penisku dengan susah payah ke lubang anusku dengan susah payah karena anus ibuku sangat sempit sekali, aku melihat ibuku tersenyum tipis, aku menekan lagi anusnya dengan penisku dan akhirnya pun masuk ke lubang anusnya aku kaget ternya anus ibuku sangat sempit mungkin karena ia belum pernah melakukannya, aku merasa di pijat dengan sangat keras oleh otot otot anus ibuku, aku gerakan pinggangku dengan agak cepat, dan terlihat ibuku membuka matanya dan ia kaget, “Ivan ibu sudah bilang jangan di anus.. sakiittt sayanggg” ibuku mengerang kesakitan, aku menciumnya dan melanjutkan kegiatanku itu, “Ahhhhhkkkk sayanggg ibu sakittt… sayangg ahhh….” ibuku merengek makin keras, karena kasihan juga dengan ibu aku ludahi kemaluanku dan aku lanjutkan lagi, ludahku aku gunakan sebagai pelicin, dan akhirnya ibuku malah mendesah ke enakan “ahhhk ahhhk ahhhk” dan melihatnya aku terus bermain di anusnya yang masih sempit itu, dan tak lama “Croot! Croot! Crooot!” Spermaku keluar di dalam anusnya, itu pertama dan terakhir kali aku melakukannya, karena setelah itu ibu marah dan menyuruhku untuk berjanji tidak melakukannya lagi, dan aku berjanji,

Pagi itu kami terbangun setelah aku berjanji, itu sekitar pukul 9.00 pagi aku membolos sehari karena aku keenakan bersama ibuku, dan ibuku juga mengijinkanku untuk membolos, Sekitar lebih dari seminggu aku selalu berhubungan dengan ibuku itu, hingga akhirnya aku menikah dengan seorang gadis, di umurku ke 24 Tahun, aku masih sering melakukannya dengan ibuku bahkan setiap pulang kerja aku selalu pulang kerumah ibu dan pulang kerumahku